Tim PSAT Sulsel Sidak Pasar Panakkukang, Pastikan Produk Pangan Aman Dikonsumsi

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMAN RAKYAT, MAKASSAR--Tim Pengawas Keamanan Pangan dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulsel telah melaksanakan Workshop Pengawasan Mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) 17-19 Mei 2022 di Almadera Hotel, Makassar.

Kegiatan ini juga dirangkaikan kunjungan ke Pasar-pasar Tradisional sebagai pengawasan di tingkat distribusi.
Pengawasan PSAT merupakan agenda rutin Dinas Pertanian dan Pangan yang dilakukan untuk memastikan

Pangan Segar yang beredar di pasaran bebas dari cemaran residu pestisida dan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Salah satu pasar yang yang jadi kunjungan, Pasar Panakkukang yang berada di jalan Toddopuli. Turut hadir Kepala Pasar Panakkukang, Fridayanti selaku peserta Workshop tersebut.

Dalam kunjungan ke pasarnya, Ida sapaan akrab Fridayanti mengatakan ke depan produk yang dijual ke pasar -pasar harus punya label dari Balai POM, sesuai aturan yang diperoleh dalam workshop.

"Alhamdulillah pasar kami jadi obyek kunjungan dari Tim Pengawas PSAT Untuk pengawasan kandungan cemaran bahan kimia sebagai rangkaian workshop yang kami ikuti. Dari hasil kunjungan itu, petugas menyampaikan agar seluruh produk pangan nantinya harus dalam pengawasan sebelum dipasarkan. Dan harus punya label dari Balai POM untuk yang kemasan,," ujarnya.

Beberapa jenis pangan yang dimaksudkan adalah sayuran, buah, beras dan gula. Untuk sayuran dan buah harus benar benar bersih dari bahan kimia dan beras wajib mencantumkan nomor register PSAT untuk beras kemasan.

Sesuai Peraturan Permentan Nomor 53/Permentan/KR.040/12/2018, tentang Keamanan dan Mutu PSAT, setiap pelaku usaha wajib melakukan pendaftaran atas PSAT yang diedarkan dalam kemasan eceran dan/atau diberi label.

"Beras, gula, produk kemasan lain kecuali buah dan Sayuran harus teregistrasi. jika tidak akan disita. Sementara untuk buah dan sayur harus bersih dari bahan kimia. sebagai produk yang sering dikonsumsi langsung, sehingga untuk menjamin keamanan bagi masyarakat." lanjutnya.

Baca juga :  Kadis Pendidikan Sulsel Akan Percepat Digitalisasi Persuratan

Selain itu, workshop tersebut dinilai sangat bermanfaat dan berguna terutama bagi pelaku usaha atau kepala pasar karena banyak ilmu pengetahuan yang diberikan.

"Kegiatan ini sangat bagus karena kita dibekali berbagai ilmu pengetahuan tentang pentingnya pengawasan mutu pangan. Mulai dari tahapan produksi, panen, pasca panen, proses distribusi sampai kepada konsumen yang dalam hal ini adalah masyarakat. Dan kami juga bangga karena Tim tersebut memuji penataan letak produk di sejumlah lods di Pasar Panakkukang." Terangnya. (ucu)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

SD Negeri Parinring Makassar Gelar Dongeng Amal Bersama Kak Ahdan dan Deta

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Mendengarkan dongeng sambil berdonasi. Itulah yang dilakukan SD Negeri Parinring, pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Sekolah...

Demo Solidaritas Ojol di Makassar Berujung Kerusuhan, Gedung DPRD dan Kejati Sulsel Dibakar Massa

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Aksi solidaritas untuk Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas terlindas kendaraan taktis Brimob saat...

Mentan Amran Ungkapkan Duka dan Sampaikan Santunan ke Keluarga Korban Demonstrasi

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para sopir ojek online (Ojol) di Makassar, Jumat (29/08/2025)...

PSMTI Mengajak Masyarakat Saling Menjaga dan Mengasihi di Tengah Ketidakpastian

PEDOMAN RAKYAT, MAKASSAR - Perkumpulan Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) menyerukan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak...