Kapolres Eko Suroso Minta Kobarkan Semangat Juang Pahlawan Nasional Pongtiku

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, RINDINGALLO --Peringatan Hari Pahlawan Nasional Pongtiku ke-20 dipimpin langsung Kapolres Toraja Utara AKBP Eko Suroso dalam upacara Bendera berlangsung di Lapangan Pahlawan Pongtiku, Pangala', Kecamatan Rindingallo, Kabupaten Toraja Utara, Senin (11/07/2022).

Dalam upacara peringatan Hari Pahlawan Pongtiku itu, bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang, dihadiri oleh Wakil Bupati Toraja Utara Frederick Victor Palimbong, Dandim 1414/Tator Letkol Inf. Monfi Ade Candra,  Kapolres Toraja Utara AKBP Eko Suroso, Kajari Tana Toraja, anggota DPRD Torut, serta para tamu undangan lainnya.

Usai upacara bendera peringatan Hari Pahlawan Nasional Pongtiku ke-20, dilanjutkan dengan prosesi Tabur Bunga di Makam Pahlawan Nasional Pongtiku.

Disela-sela tabur bunga saat diwawancarai, Kapolres Toraja Utara AKBP Eko Suroso, mengatakan, dalam momen memperingati Hari Pahlawan Nasional Pongtiku mari kita kobarkan semangat juang Pongtiku dengan ikut menjadi pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.

Kapolres menambahkan, apa yang sudah  dilakukan oleh Pahlawan Nasional Pongtiku kiranya dapat menginspirasi dan memotivasi kita untuk meneruskan perjuangannya. Peringatan Hari Pahlawan Pongtiku ini bisa dapat memberikan energi tambahan guna menggugah kesadaran kita untuk terus bersatu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa dengan menanamkan nilai kepahlawanan.

"Peringatan Hari Pahlawan Nasional Pongtiku tidak hanya sekedar diingat saja namun lebih dari itu, perjuangan dan pengorbanan pahlawan nasional Pongtiku yang sudah mempertaruhkan nyawanya untuk mempertahankan kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia agar perlu terus dikenang sepanjang masa oleh kita semua," ungkapnya.

"Perlu untuk kita ketahui, Pongtiku lahir di Pangala-Toraja tahun 1846 dan meninggal di tangan serdadu Belanda tanggal 10 Juli 1907, ia dikenal dengan nama Ne’ Baso, yang merupakan pemimpin dan gerilyawan Toraja dengan daerah operasi Sulawesi Selatan," tutup Kapolres. (man*)

Baca juga :  HP Goes to School: SMKN 2 Makassar Gandeng Surya Komputer dan HP Indonesia Tingkatkan Literasi Teknologi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Suara Sejuk dari Sulsel: Vox Point dan Muhammadiyah Serukan Persatuan dan Kedamaian

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Ketua Vox Point Indonesia DPD Sulawesi Selatan (Sulsel), Agustinus Bangun, SH, MH., menyerukan kepada seluruh...

Desa Tanpa Solusi, Pemuda Bontonyeleng Merespon Agustus Tanpa Dana Desa

PEDOMANRAKYAT, BULUKUMBA — Di tengah gegap gempita kemerdekaan yang seharusnya dirayakan dengan semarak, Desa Bontonyeleng, Kabupaten Bulukumba, justru...

Perubahan Perjalanan ke Malino: Dari Keindahan Alam ke Kerusakan

PEDOMANRAKYAT, GOWA - Dulu, perjalanan ke Malino merupakan pengalaman yang sangat mengasyikkan. Pemandangan alam yang indah, terutama bunga-bunga...

Potensi Kontra-Intelijen, AYP Minta Presiden Prabowo Turun Tangan Ciptakan Kondisi Kondusif

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA – Tokoh muda sekaligus aktivis asal Sulawesi Selatan, Andi Yuslim Patawari (AYP), meminta Presiden Prabowo Subianto...