Karena itu, Ia mengajak kepada seluruh alumni agar berkolaborasi dengan pemerintah Kota Makassar untuk meningkatkan keimanan umat khususnya di Kota Makassar.
Sementara itu, Ustadz Zaitun Rasmin mengatakan kepada para wisudawan dan wisudawati agar tidak khawatir dengan pekerjaan.
“Tidak usah siapkan map. Melamar pekerjaan kesana-kemari. Anda yang dilamar untuk pekerjaan yang bukan sembarang pekerjaan. Bahkan itu adalah pekerjaan para nabi,” kata Ustadz Zaitun.
Menurutnya, pekerjaan menjadi dai bukan tanpa penghasilan. Ada penghasilan akhirat jika niatnya ikhlas.
Sementara untuk dunia, kata Ustadz Zaitun, siapa yang mengejar akhirat maka akan mendapat dunia. Selama dia sadar bahwa seorang muslim tidak berpangku tangan.
“Dalam rangka melakukan islahul ummah (perbaikan umat), seseorang harus memiliki lima hal, yaitu iman, ilmu, amal, akhlak, dan keterampilan,” ujar Wakor Kopertais Wil. VIII Dr. K. H. Hamzah Harun Ar Rasyid saat memberikan sambutan.
Sebelum pembacaan nama-nama wisudawan, Ketua Harian DPP Wahdah Islamiyah Dr. K. H. Rahmat Abdurrahman, Lc, MA menyampaikan orasi ilmiah dengan tema Wasathiyah Islam dan Wawasan Kebangsaan dalam Perspektif Fikih Siyasah. (Syahrul)