Tobatnya Seorang Raja

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Oleh : Hasaruddin, Guru Besar UIN Alauddin Makassar

Setelah Nabi Ibrahim AS selamat dari kobaran api yang dilakukan oleh penguasa saat itu yang menuding bahwa Ibrahim AS sebagai orang yang telah menghancurkan berhala sesembahan mereka, Ibrahim AS mengajak istrinya, Sarah, menuju Mesir.

Sesampainya di Mesir, Ibrahim baru mengetahui bahwa raja Mesir saat itu gemar merebut istri orang lain. Apalagi jika wanita tersebut adalah seorang wanita jelita. Sarah adalah seorang wanita jelita, cantik yang sangat dicintai oleh Ibrahim AS.

Sebelum memasuki wilayah Mesir, Ibrahim AS berupaya menyembunyikan Sarah, agar tidak dilihat oleh para pengawal raja, yang akan melaporkan keberadaan Sarah, jika Sarah terlihat oleh para pengawal.

Di tengah perjalanan, salah seorang pegawai raja menggeledah barang bawaan Ibrahim AS dan melihat Sarah. Melihat kecantikan Sarah, pegawai tersebut merebut Sarah dari Ibrahim AS dan membawanya ke istana.

Suatu malam, raja berniat menggoda Sarah, tatkala Sarah hendak disentuh oleh sang raja, tiba-tiba tangan dan kaki sang raja mendadak lumpuh. Allah SWT menolong Sarah.

Sang raja berkata, “Hai wanita tukang sihir, kenapa engkau membuat tangan dan kakiku lumpuh?”

Sarah menjawab, “Saya bukan tukang sihir, saya adalah istri Ibrahim AS. Wahai raja, bertobatlah kepada Allah SWT.”

Mendengar ucapan Sarah, raja Mesir itu berjanji akan bertobat kepada Allah SWT. Mendengar janji sang raja, Sarah berdoa untuk kesembuhan sang raja, tak lama kemudian sang raja pulih kembali.

Setelah sembuh, sang raja tak mampu menahan godaan akan kecantikan Sarah, istri Ibrahim AS. Dia kembali berusaha mengoda Sarah, ketika sang raja akan menyentuh Sarah, tiba-tiba sang raja menjadi buta dan tak mampu melihat.

Baca juga :  Gerak Cepat, Polres Tator Gagalkan Tawuran Antar Kelompok

Sang raja kembali berjanji untuk bertobat, dan meminta agar Sarah memaafkannya. Setelah Sarah memaafkan sang raja, Sarah memohon kesembuhan sang raja kepada Allah SWT, tidak lama berselang mata sang raja sudah dapat melihat kembali.

Setelah penglihatan sang raja normal kembali, sang raja lupa pada janji pertama dan kedua yang telah diucapkannya dan ingin menggoda Sarah lagi. Saat akan menyentuh kulit Sarah, tiba-tiba tubuh sang raja lumpuh total.

Setelah peringatan ketiga, sang raja baru menyadari akan kelemahan dirinya, lalu meminta maaf kepada Ibrahim AS dan menyerahkan Sarah kepada Ibrahim AS.

Sang raja benar-benar bertobat dan meminta maaf kepada Ibrahim AS. Setelah sembuh total, sang raja menghadiahkan seorang budak kepada Sarah dan Sarah menyerahkannya kepada suaminya, Ibrahim AS. Allah A'lam. ***

Makassar, 16 September 2022

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Menag Doakan Affan Kurniawan sebagai Syuhada

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA – Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Affan...

Jusuf Kalla Minta Semua Pihak Menahan Diri di Tengah Situasi Terkini

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA - Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla alias JK buka suara terkait situasi Indonesia...

Polwan Polda Sulsel Gelar Baksos, Sambut HUT ke-77 dengan Beras Murah dan Sembako

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Puluhan polisi wanita (polwan) Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Selatan menggelar bakti sosial di kawasan...

Polres Tana Toraja Jadwalkan Pemanggilan Kedua Legislator dalam Kasus Perusakan SMP PGRI Marinding

PEDOMANRAKYAT, TANA TORAJA – Kepolisian Resor Tana Toraja kembali menjadwalkan pemanggilan seorang legislator berinisial D terkait kasus dugaan...