Donny de Keizer : Ekspresi Wajah Puan Lebih Kuat dari Kata-Kata

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA - Ekspresi wajah Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang masam dan cemberut di media sosial mendapat beragam komentar dari masyarakat. Meski buru-buru diklarifikasi oleh Ketua DPP PDIP Said Abdullah, namun video yang menunjukkan ekspresi wajah Puan nyaris tanpa senyum saat membagikan kaus di Bekasi itu sudah terlanjur viral.

Ketua Umum IPSA (Indonesian Professional Speakers Association) Donny de Keizer ikut mengomentari hal itu dari perspektif komunikasi. “Pejabat publik seperti mbak Puan ini kan kemana-mana disorot kamera jurnalis dan beliau juga pasti sadar hal ini. Karena itu seharusnya mbak Puan bisa mengelola ekspresi wajahnya saat berada di ranah publik, apalagi saat berinteraksi dengan masyarakat,” ungkap Donny.

Lebih lanjut dikatakan, setiap politisi harus paham ada panggung depan dan panggung belakang. Panggung depan adalah saat ia tampil di depan publik maka secapek apapun ia tetap harus bisa mengendalikan ekspresi wajahnya.

“Ingat, dimana-mana ada kamera. Secapek apapun harus tetap senyum. Perkara nanti mau marah atau menegur walpri yang tidak bekerja sesuai tupoksinya itu nanti urusan dibelakang layar alias panggung belakang,” ungkap Donny.

Dari sudut pandang ilmu komunikasi, ekspresi wajah seseorang merupakan sebuah bentuk komunikasi non verbal. Ekspresi wajah bukan saja hanya mampu mengomunikasikan ide atau pikiran seseorang. Lebih dari itu ekspresi wajah bisa menunjukkan emosi seseorang.

“Ekspresi wajah ini lebih jelas dan lebih kuat dari pada kata-kata. Seseorang bisa saja berkata-kata tertentu namun bila ekspresi wajahnya tidak sesuai dengan apa yang diucapkan berarti ada sesuatu yang disembunyikan atau tidak konsisten dengan ucapannya,” terang Donny.

Karena itu Donny berharap setiap figur publik seperti politisi atau pimpinan partai politik terlebih lagi bagi mereka yang ingin maju dalam kontestasi Pilpres mendatang selayaknya mampu mengelola kemampuan komunikasi non verbalnya dengan baik. Meningkatkan interaksi langsung dengan turun ke masyarakat tentu hal yang patut diapresiasi, namun memiliki keahlian komunikasi publik yang mumpuni tentu lebih baik lagi.

Baca juga :  Beri Rasa Aman, Personel BKO Pengamanan Pasar Butung Lakukan Patroli Harkamtibmas

“Kalau kata-katanya baik dibarengi dengan senyum yang tulus, kan rakyat pasti makin jatuh cinta,” pungkas Donny. (IPSA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...

Tim Gabungan dan Bantuan Logistik Bencana Banjir Tiba di Loloda Utara

PEDOMANRAKYAT, HALMAHERA UTARA - Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI/Polri, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Satpol PP, BPBD,...