KMS UNM Gelar ToT, Hadirkan Narasumber Prof. Arismunandar

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, SINJAI -- Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) membuka secara resmi kegiatan Training of Teacher (ToT) yang dilaksanakan oleh Kesatuan Mahasiswa Sinjai (KMS) Universitas Negeri Makassar (UNM) di Aula Wisma Sanjaya Putra Kabupaten Sinjai, Minggu (12/2/2023).

Kegiatan yang diikuti sekitar 100 guru ini menghadirkan narasumber Anggota Badan Akreditasi Nasional Prof. Dr. Arismunandar, Ketua Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra UNM Dr. Usman dan perwakilan dari Dinas Pendidikan Sinjai.

Ketua Panitia, Nasrullah mengatakan bahwa kegiatan yang bertema "Dunia Pendidikan di Era Society 5.0 ini nertujuan untuk meningkatkan kualitas guru dalam pembelajaran sebuah jaringan

"Kita berharap melalui kegiatan yang dikerjasamakan dengan PGRI Sinjai ini dapat mengasah keterampilan dan penguasaan teknologi para guru di Sinjai dalam aplikasi pembelajaran," jelasnya.

Ketua KMS UNM Fazrinul mengatakan, kegiatan ToT ini merupakan bentuk kontirbusi nyata KMS UNM dalam membantu Pemerintah Daerah khususnya peningkatan kualitas di bidang pendidikan serta bentuk partosipasi KMS UNM dalam menyambut Hari Jadi Sinjai Ke 459 tahun.

"Kami di KMS UNM merasa memiliki beban moral bagaimana agar bisa membantu Pemkab Sinjai dalam pembangunan salah satunya dengan ToT ini. Kami akan terus menjadi mitra yang kritis untuk bersatu agar daerah kita bisa lebih baik lagi, " jelasnya.

Sementara itu, Bupati ASA dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran KMS UNM yang punya perhatian penuh dalam peningkatan SDM khususnya bagi paravl tenaga pendidik di Sinjai.

"Kami merasa bangga karena KMS ini walaupun kuliah di Makassar tapi jauh-jauh datang kembali ke Sinjai untuk mengadakan pelatihan ini. Kami dari Pemkab akan terus mendukung sumbangsih seperti ini," ucapnya.
Tema yang diangkat, kata ASA sangat sesuai dengan kondisi saat ini, dimana menurutnya guru terus dipacu untuk mengerti penerapan teknologi dalam pembelajaran.

Baca juga :  Survei PSI : Mayoritas Pilih Capres Airlangga, Golkar Juga Unggul di Berbagai Daerah

"Apalagi saat ini diterapkan program kurikulum merdeka belajar yang menuntut para tenaga pendidik harus paham teknologi. Mudah-mudahan melalui ToT ini para guru di Sinjai bisa semakin menguasai pemanfaatan teknologi," harapnya. (adz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Virtual Panen Serentak Jagung se Indonesia, Polri TNI dan Pemda Dukung dan Perkuat Swasembada Pangan

PEDOMANRAKYAT, LUWU UTARA – Pemerintah terus memperkuat langkah swasembada pangan daerah dan nasional melalui sinergi lintas sektor. Salah...

Inovasi Lokal dari Saung Tani Lutra Raih Penghargaan Nasional

PEDOMANRAKYAT, LUWU UTARA - Pemerintah Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat...

Kiprah Mentan Amran: Akademisi dan Inovator yang Menggerakkan Pertanian Indonesia

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dikenal sebagai figur pemimpin dengan rekam jejak kuat di...

Tiga Nama Menguat Pimpin I AM Unhas: Mursalim Nohong, Dien Triana dan Abdullah Sanusi

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Ikatan Alumni Manajemen Universitas Hasanuddin (I AM Unhas) resmi membuka penjaringan bakal calon Ketua periode...