Naik Perahu Karet, Pangdam Hasanuddin Tinjau Warga Terdampak Banjir di Romang Tangayya

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, SIP, S.Sos, M.Tr(Han) meninjau lokasi yang terdampak banjir di Romang Tangayya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Senin (20/02/2023) siang.

Kedatangan Pangdam bersama rombongan ke lokasi banjir dengan menggunakan perahu karet bersama-sama dengan sejumlah pejabat Kodam Hasanuddin, pihak Kepolisian, BPBD, pecinta alam dan Pemerintah daerah (Pemda) setempat serta tenaga medis Kesdam XIV/Hasanuddin.

"Kami bersama rombongan meninjau langsung wilayah yang terisolasi akibat banjir dengan menggunakan lima perahu karet untuk sampai di pemukiman warga," ucap Mayjen TNI Totok Imam.

"Selain melihat langsung kondisi masyarakat di Romang tangayya, kehadiran kami untuk menindak lanjuti laporan sekaligus membawakan bantuan dan juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan serta pemberian obat-obatan bagi warga yang terdampak bencana akibat banjir," jelasnya.

Selanjutnya Pangdam Mayjen TNI Totok Imam menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para warga, berupa makanan siap saji, mie instan, beras, dan obat-obatan. Beliau juga menyempatkan diri untuk menghibur anak-anak, dengan berbagi canda tawa ditengah kerumunan anak-anak disana, yang disambut gembira oleh mereka.

Lebih lanjut dikatakan Asisten Teritorial Kasdam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Persada Alam bahwa bantuan yang dibawa langsung oleh Pangdam ini, sebagai wujud kepedulian terhadap warga Romang Tangayya yang selama dua pekan berlangsung terisolasi akibat banjir.

Ini sebagai bukti perhatian, kepedulian atas kehadiran Kodam XIV/Hasanuddin di tengah masyarakat yang membutuhkan.

"Kunjungan ini menjadi bukti perhatian akan hadirnya Kodam Hasanuddin di tengah warga yang membutuhkan bantuan. Sesuai arahan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Pangdam Hasanuddin telah memerintahkan seluruh prajurit hadir di tengah masyarakat. Salah satunya di tengah bencana hidrometeorologi yang saat ini sedang marak terjadi. Tak hanya di sini, di sejumlah lokasi lainnya Kodam Hasanuddin bersama stakeholder terus bersinergi hadir di tengah masyarakat," kata Kolonel Persada Alam.

Baca juga :  Hadiah Turnamen Golf HUT ke-77 TNI Dialokasikan ke Panti Asuhan

Sementara itu, Camat Manggala Andi Ashar mengapresiasi atas kesigapan Pangdam Hasanuddin dan jajarannya. "Secara umum di Kecamatan Manggala ini terdapat 11 titik pengungsian. Tetapi laporan terakhir hari ini, hanya ada satu titik pengungsian. Khusus di wilayah Romang Tangayya ini ada 84 kepala keluarga dari 74 rumah dengan total 326 jiwa," sambungnya.

"Kami sangat berterima kasih atas kedatangan Panglima ke lokasi ini, tentunya bersama seluruh tripika kecamatan selalu bersinergi untuk mengontrol dan mengantisipasi hal-hal seperti ini. Kami berharap masyarakat berikan informasi sesuai yang ada dan juga bersabar dan tetap menjaga kesehatan dan kondisi rumahnya," urai Andi Ashar.

Warga, Ruslan Dg Bali mengungkapkan, selama dua minggu ini dirinya dan keluarga serta masyarakat di Romang Tangngayya kesulitan akses jalan akibat banjir. "Sudah dua minggu ini kami kesulitan untuk keluar rumah. Sehingga kami berusaha memasang jaring. Kami terbantu dengan bantuan yang diberikan. Terima kasih kepada bapak Pangdam yang telah datang melihat langsung kondisi kami dan membawakan bantuan," pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Marwiah, terima kasih kepada bapak Pangdam atas bantuannya kepada kami. "Semoga berkah," singkatnya. (*Rz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...

Tim Gabungan dan Bantuan Logistik Bencana Banjir Tiba di Loloda Utara

PEDOMANRAKYAT, HALMAHERA UTARA - Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI/Polri, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Satpol PP, BPBD,...