SMKN 9 Makassar Gelar Job Fair

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Di tempat yang sama, Kepala Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Kelautan Perikanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPMPV KPTK) Gowa, Lismanto SAP MSi menuturkan, menyambut baik kegiatan Job Fair ini, karena merupakan bagian dari kebijakan pendidikan vokasi.

“Kegiatan vokasi itu adalah bagaimana mensinergikan antara satuan pendidikan dengan dunia usaha dan dunia industri, mulai dari kurikulumnya, guru dari pihak industri hingga lulusan sekolah diterima di dunia industri,” terangnya.

Katanya lagi, memang tantangannya masih sangat berat, sebagaimana tadi disampaikan prosentase penganggur di tingkat SMK masih sangat tinggi, dan dibutuhkan kolaborasi antara satuan pendidikan dengan pihak industri.

Masih di tempat yang sama, Perwakilan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Haris mengatakan, terdapat 2 inti dari Job Fair kali ini, yang pertama adalah di sekolah, kemudian yang kedua adalah alumninya.

“Sekolah itu adalah keselarasan kurikulum dengan industri. Apa yang dilakukan oleh kurikulum, apa yang dilakukan oleh industri, maka itulah yang akan dilakukan oleh sekolah, tidak bisa jalan sendiri-sendiri.

Makanya, pihak industri itu menginginkan apabila sekolah ingin menyusun kurikulum, hendaknya mengundang industri.

“Supaya selaras kurikulum yang dipakai di industri dengan di sekolah. Agar anak-anak didik nantinya bisa terserap di dunia industri,” tukas Abd Haris.

Ketika anak-anak didik selesai sekolahnya (tamat, red) pasti akan masuk ke dunia industri.

Selanjutnya adalah penelusuran alumni, itu merupakan hal yang urgen karena masuk dalam rapor satuan pendidikan di sekolah.

Sedangkan Penelusuran alumni itu ada 3 (tiga) yaitu, mengenai kebekerjaan, kewirausahaan, dan keberlanjutan pendidikan.

“Tidak boleh ada yang terkecuali, yang terlepas dari penelusuran alumni itu. Kalau misalnya alumni kita dalam setahun ada 100 siswa, maka yang 100 orang siswa itu harus ditemukan semua, cari tahu apa kegiatannya,” pungkas Perwakilan Disdik Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Haris.(Hdr)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Jaga Keandalan Listrik, PLN Lakukan Pemangkasan Pohon di Poros Sinjai-Bulukumba

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Katimker Made Sudana: 127 PPL Resmi Pegawai Kementan, Akan Gelar Syukuran di ODTW Pincara Bupati akan Hadir

PEDOMANRAKYAT, LUWU UTARA - Resmi menyandang status pegawai Kementerian Pertanian (Kementan), Penyuluh Pertanian Luwu Utara (Lutra) akan menggelar...

HUT ke-45 Satpam, Waka Polda Sulteng Dorong Penguatan Peran Pengamanan Swakarsa

PEDOMANRAKYAT, SULAWESI TENGAH — Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Waka Polda) Sulawesi Tengah, Brigjen Pol. Dr. Helmi Kwarta Kusuma...

KONI Pusat Akan Lantik PB. PSTI di Makassar

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR. Suatu kebahagiaan tersendiri bagi Dr. H. Surianto AM, Ag, MM karena Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat...

Kasus Kematian Virendy Dihentikan, Kuasa Hukum Siap Praperadilankan Polda Sulsel

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Langkah penyidik Ditreskrimum Polda Sulsel yang memutuskan untuk menghentikan pengusutan kasus kematian Virendy Marjefy Wehantouw...