Alokasi Pupuk Subsidi di Sinjai Bertambah, Urea 68% dan NPK 71 %

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, SINJAI — Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Sinjai melaksanakan rapat koordinasi bersama dengan para distributor dan pengecer pupuk, di Aula Pertemuan Dinas TPHP Sinjai, Rabu (22/5/2024).

Rakor ini dipimpin oleh Kepala Bidang Prasarana dan Penyuluhan Pertanian Dinas TPHP Sinjai, Hj. Surianti dalam rangka mensosialisasikan terkait alokasi penambahan pupuk subsidi untuk petani di Sinjai.

Dalam arahannya, Hj. Surianti menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari hasil sosialisasi yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian di Makassar beberapa hari yang lalu terkait penambahan pupuk subsidi.

Dikatakan, berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 249 Tahun 2024 dan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 01 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Permentan Nomor 10 Tahun 2022, Kabupaten Sinjai mendapatkan tambahan pupuk subsidi.

Pupuk urea misalnya, lanjut dia, yang semula mendapat jatah 3.568 ton, kini menjadi 6.000 ton atau ada tambahan sebanyak 2.432 ton.Sedangkan pupuk NPK semula mendapat jatah 3.489 ton kini juga menjadi 6.000 ton atau ada tambahan 2.432 ton.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Sampah Berserakan di Pusat Kota, DLHK Sinjai Dinilai Kurang Peduli Menjaga Kebersihan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...