UIN Samata Gowa Diguncang !, Pengungkapan Peredaran Uang Palsu Capai Rp446,7 Juta

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, GOWA – Kasus peredaran uang palsu yang menyeret nama kampus UIN Samata, Kabupaten Gowa, terus menjadi sorotan publik. Dalam langkah tegas, Polres Gowa berhasil mengungkap jaringan peredaran uang palsu dengan nilai fantastis mencapai Rp446,7 juta.

Pengungkapan ini menjadi salah satu kasus besar yang menuntut kolaborasi lintas institusi demi membongkar praktik ilegal ini hingga ke akarnya.

Kapolres Gowa, AKBP R.T.S. Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.M., M.I.K., memaparkan perkembangan terkini kasus ini kepada media, Senin (16/12/2024) malam. Ia menyebutkan, hingga kini sebanyak 15 orang telah diamankan, dengan 9 tersangka telah ditahan, sementara 6 lainnya dalam perjalanan menuju Gowa untuk diperiksa lebih lanjut.

“Penyelidikan dimulai sejak awal Desember 2024 dan kini telah memasuki tahap penyidikan. Kami masih mendalami kemungkinan adanya tersangka lain dalam jaringan ini,” jelas AKBP Simanjuntak.

Barang Bukti Menggemparkan : Mesin Cetak Uang di Kampus

Salah satu temuan mengejutkan dalam kasus ini adalah lokasi barang bukti berupa mesin cetak uang palsu yang sebagian ditemukan di kampus UIN Samata, Gowa.

Fakta ini mendorong Polres Gowa untuk melibatkan pihak universitas, selain laboratorium forensik dan perbankan, dalam penyelidikan.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak rektorat UIN Samata yang mendukung pengungkapan ini. Penemuan barang bukti di kampus mereka menunjukkan skala serius dari jaringan ini,” tambah Kapolres.

Selain mesin cetak uang, barang bukti lain berupa uang palsu senilai Rp500 ribu dalam pecahan Rp100 ribu emisi terbaru menjadi petunjuk awal yang akhirnya membawa tim penyidik menemukan total uang palsu senilai Rp446,7 juta.

Modus dan Skala Jaringan Terungkap

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Juara, PSM Rebut Pelatih dan Pemain Terbaik, Tekuk Borneo FC 3-0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...