Beras Murah Hilang di Pasaran, Rakyat Kecil Terjepit, DPRD Wajo Siap Panggil Bulog

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, WAJO – Lonjakan harga beras selama tiga bulan terakhir membuat warga Kabupaten Wajo semakin terjepit, sejak distribusi beras program SPHP (Stabilisasi Pasokan Harga Pangan) dihentikan, masyarakat kesulitan mendapatkan beras dengan harga terjangkau.

Indo Tenri, ibu rumah tangga asal Kecamatan Tempe, mengaku sangat terdampak. Ia mengeluhkan harga beras yang kian tak terjangkau bagi keluarga kecil.

“Sekarang harga beras mahal sekali, kami kesulitan karena tidak ada lagi beras SPHP yang murah, mau tidak mau harus beli yang mahal,” keluhnya.

Menyikapi keluhan warga, Ketua Komisi II DPRD Wajo, Herman Arif, SH, menyatakan keprihatinannya dan berjanji akan menindaklanjuti persoalan ini.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Peduli dan Sigap, Kapolsek Tempe Kawal Penanganan Korban Tenggelam Hingga Tuntas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Polsek Tallo Tingkatkan Antisipasi Perang Kelompok

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tallo AKP Asfada menegaskan komitmennya meningkatkan langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya...

Pasca Nataru, Harga Elpiji 3 kg Melambung, Pemda Gandeng Agen HM Yunus Kadir Lakukan Operasi Pasar

PEDOMANRAKYAT, TORAJA UTARA. - Pasca Tahun Baru, harga elpiji subsidi 3 kg langkah dan melonjak naik dari harga Het,...

749 Karya Terbanyak dalam Lima Tahun, Dewan Juri Tetapkan Peraih Anugerah Adinegoro 2025

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA - Lima karya jurnalistik yang disiarkan di berbagai media di Indonesia selama 2025 terpilih sebagai peraih...

Wali Kota Jaktim Dorong Pemanfaatan Lahan Kosong Lewat Panen Anggur Warga

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA TIMUR — Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, memimpin langsung panen anggur bersama warga di Komplek...