UPT PLN Rantepao Siapkan Lampu Emergency 21 Kecamatan, Antisipasi Lampu Padam di Penghitungan Suara

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, TORAJA UTARA.- PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) wilayah UPT Rantepao memastikan pasokan listrik aman saat masa pencoblosan dan perhitungan suara dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kabupaten Toraja Utara.

“Besok Pemilu hingga Penghitungan suara kami PLN Rantepao sudah mengantisipasi dengan menyiapkan keperluan saat mati lampu, utamanya pada saat penghitungan suara adalah masa yang rawan dan memerlukan aliran listrik yang cuku baik,” kata Abriansyah Hasyim di ruang kerjanya Senin, (12/2/2024) saat ditemui wartawan Pedoman Rakyat.

Kata Abriansyah, sebelumnya telah  melakukan perbaikan pemeliharaan, namun karena di musim penghujan ini sangat rawan berbagai gangguan hingga terjadi pamadaman, misalnya gangguan alam adanya pohon tumbang akibat longsor dan mengenak pada kabel tiang listrik sehingga terjadi pemadaman sementara.

Untuk mencegah gangguan itu pada saat pencoblosan dan penghitungan suara. “Kami PLN Rantepao telah menyiapkan 25 tenaga pelayanan teknik lapangan yang siap turun ke 21 kecamatan bila nantinya ada terjadi gangguan di hari Pemilu (14/2/2024),” katanya.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Kejati Sulsel Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi Proyek Perpipaan Air Limbah Kota Makassar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...