PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Atmosfer kemeriahan menyelimuti lapangan mini soccer Karsa, Makassar, saat Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) resmi menggebuk genderang Turnamen Mini Soccer AAS Cup II yang berlangsung pada 15-17 Mei 2026. Perhelatan bergengsi ini menjadi ajang temu kangen sekaligus kompetisi sehat bagi berbagai tim yang datang dari IKA fakultas hingga IKA wilayah di seluruh penjuru negeri.
Menteri Pertanian RI sekaligus Ketua Umum IKA Unhas, Andi Amran Sulaiman, turun langsung membuka turnamen ini dengan penuh antusiasme. Prosesi pembukaan ditandai secara simbolis melalui aksi tendangan penalti yang diawali oleh sang Ketua Umum IKA Unhas sendiri. Sepakan terukur Andi Amran Sulaiman melesat tajam ke pojok kiri atas gawang, membuat kiper lawan hanya bisa terpaku melihat bola menggetarkan jaring.
Aksi ini kemudian diikuti oleh deretan tokoh penting, mulai dari Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Gubernur Kaltara Zainal Paliwang, hingga tokoh-tokoh lainnya seperti Danny Pomanto, Syamsu Rizal MI, Rahman Pina, Andi Fahsar Padjalangi, Prof. Abdul Kadir, dan Andi Chaerul Amir.
Menariknya, panitia menyiapkan tantangan unik: penjaga gawang yang berhasil menepis tendangan para pejabat tersebut berhak atas bonus Rp5 juta, sementara bagi yang kebobolan tetap mendapatkan apresiasi sebesar Rp1 juta.
Setelah seremoni pembukaan usai, tensi lapangan meningkat saat laga eksebisi mempertemukan tim IKA Unhas melawan para legenda PSM Makassar yang tergabung dalam PSM All Star. Andi Amran Sulaiman memimpin langsung skuad IKA Unhas. Mengingat lawan mereka adalah para mantan pesepak bola profesional, Amran menerapkan strategi unik dengan memasang 22 pemain sekaligus untuk menghadapi 11 pemain PSM All Star.
“Waktunya singkat, hanya 5 menit. Jika PSM All Star mampu menang dalam kondisi ini, saya berikan bonus Rp50 juta,” tantang Amran dengan nada bercanda namun penuh semangat.
Selama laga berlangsung, tembok pertahanan “gemuk” IKA Unhas terbukti sulit ditembus oleh gempuran para bintang PSM All Star. Justru kejutan terjadi saat serangan balik IKA Unhas dari sisi kanan berhasil dikonversi menjadi gol melalui sontekan manis yang disambut sorak sorai penonton. Saat PSM All Star mulai menemukan ritme permainan untuk membalas, wasit justru meniup peluit panjang, mengunci skor 1-0 untuk kemenangan IKA Unhas.


