Arus Kapal Meningkat, Polsek Soeta Perkuat Pengawasan Demi Cegah Narkoba dan Barang Selundupan

Ramzy
Ramzy 25 Pembaca
4 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Aktivitas di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar sebagai salah satu pintu gerbang utama transportasi laut di Indonesia Timur mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Menyikapi tingginya mobilitas kapal, penumpang, dan arus barang tersebut, Polsek Kawasan Soekarno-Hatta (Soeta) Polres Pelabuhan Makassar menerapkan pengawasan ekstra melalui patroli rutin dan pemantauan intensif di seluruh area pelabuhan.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah berbagai potensi tindak kriminal, mulai dari penyelundupan barang ilegal, peredaran narkotika, masuknya senjata tajam (sajam), hingga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) lainnya yang dapat mengganggu aktivitas pelabuhan.

Kasubsipenmas Polres Pelabuhan Makassar, Aipda Adil, menjelaskan bahwa personel Polsek Soeta secara aktif melakukan pengawasan terhadap aktivitas penumpang yang turun dari kapal, awak kapal (ABK), serta barang-barang yang masuk maupun keluar melalui kawasan pelabuhan.

“Kami melakukan pemantauan secara langsung terhadap penumpang, awak kapal, serta barang bawaan yang dibawa masuk maupun keluar dari pelabuhan. Tujuannya untuk mencegah berbagai aksi kriminal, termasuk penyelundupan barang ilegal, peredaran narkoba, maupun barang berbahaya lainnya,” ujar Aipda Adil.

Dalam pelaksanaan patroli, petugas menyisir area dermaga, memeriksa situasi kapal yang bersandar, memantau proses bongkar muat barang, serta mengawasi pergerakan penumpang yang turun maupun naik kapal. Pengawasan tersebut dilakukan secara humanis namun tetap tegas guna memastikan seluruh aktivitas berlangsung aman dan tertib.

Selain itu, personel juga melakukan dialog dengan awak kapal, buruh pelabuhan, petugas pengelola, dan pengguna jasa pelabuhan untuk menggali informasi terkait potensi gangguan keamanan sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat berpartisipasi menjaga situasi kondusif.

Menurut Aipda Adil, kawasan pelabuhan memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi karena menjadi titik pertemuan arus manusia dan barang dari berbagai daerah.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Pemkab Enrekang dan PHBI Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!