“Anak-anak kita hari ini bukan hanya sedang menempuh ujian sekolah, tetapi mereka sedang meniti jalan untuk memakaikan mahkota kemuliaan bagi Bapak dan Ibu di akhirat kelak,” tutur Ust. Salman, yang langsung disambut isak haru para orang tua murid. Pesan mendalam ini mempertegas bahwa setiap ayat yang dihafal adalah investasi abadi yang pahalanya akan dipetik hingga ke surga.
Dukungan Penuh dan “Tiket Emas” dari Kementerian Agama
Kualitas mutu siswa SIT Ikhtiar juga mendapat apresiasi tinggi dari perwakilan Kementerian Agama Kota Makassar, Hasan Pinang, S.Ag., M.Fil.I. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa sertifikat Imtihan yang diterbitkan sekolah bukan sekadar tanda tamat belajar, melainkan sebuah “Tiket Emas”. Sertifikat ini telah diakui secara legal sebagai jalur prestasi (Zonasi Prestasi) bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Acara kemudian ditutup dengan prosesi Khotmul Quran yang syahdu, di mana para siswa melantunkan ayat-ayat suci sebagai simbol rasa syukur.
Dengan suksesnya kegiatan ini, SIT Ikhtiar Makassar kembali membuktikan posisinya sebagai lembaga pendidikan unggulan di Kota Daeng yang mampu menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan kekuatan akidah Islam.
Barakallahu Fiikum kepada seluruh peserta Imtihan! Semoga senantiasa istiqomah menjadi sahabat Al-Qur’an. (Ardhy M Basir)
