Aroma Nusantara di Bangku Sekolah: Ketika Ujian Akhir Tak Lagi Menegangkan

Ramzy 150 Pembaca
3 Menit baca

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Suasana di halaman UPT SPF SDN Kompleks Sambung Jawa, Makassar, tampak berbeda dari biasanya pada Selasa pagi, 19 Mei 2026. Tidak ada keheningan mencekam khas ruang ujian akhir. Sebaliknya, riuh rendah tawa bocah, gemercik minyak panas, dan aroma harum rempah-rempah justru menyeruak, menggugah selera siapa saja yang melintas.

​Hari itu, sebanyak 71 siswa kelas enam yang terbagi dalam dua kelas tidak sedang berhadapan dengan kertas soal yang rumit. Mereka sedang menempuh Ujian Akhir Sekolah (UAS) untuk mata pelajaran studi keterampilan, dengan tema yang sangat dekat dengan lidah kita: Masakan Menu Nusantara.

​Bukan Sekadar Memasak, Tapi Kemandirian

​Jika biasanya ujian keterampilan memasak identik dengan kepraktisan—di mana siswa membawa makanan yang sudah matang dari rumah—kali ini pihak sekolah mengambil langkah berani yang berbeda.

​Kepala UPT SPF SDN Kompleks Sambung Jawa – Makassar , Fahmawati Fachruddin Djalle, menjelaskan bahwa inovasi ini sengaja dilakukan untuk melihat langsung proses tumbuh kembang dan keterampilan motorik anak didik mereka.

​”Biasanya, anak-anak masing-masing membawa masakan dari rumah. Namun untuk sekarang, sekolah yang menyiapkan seluruh bahannya secara segar, dan anak-anak yang memasak langsung di sekolah dari nol,” ujar Fahmawati di sela-sela memantau kesibukan siswanya.

​Langkah ini terbukti memberikan pengalaman baru yang berharga. Sejak pagi, para siswa yang telah dibagi kelompoknya tampak sibuk berbagi tugas. Ada yang mengulek bumbu, memotong sayur, hingga menjaga nyala api kompor. Mereka belajar mempraktikkan teori kerja sama tim di dunia nyata.

​Kebersihan Jadi Kunci Utama

​Meski bertajuk ujian memasak, rasa masakan yang lezat bukanlah satu-satunya penentu kelulusan. Pihak sekolah justru menaruh perhatian besar pada aspek fundamental yang sering diabaikan: kebersihan.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version