BAN-PDM Sulsel Gelar Rakorda I di Makassar, Perkuat Sinergi Akreditasi Demi Mutu Pendidikan

Ramzy
Ramzy 505 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) I di Hotel Dalton Makassar, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 13–15 Maret 2026 ini dibuka langsung oleh Kepala BAN-PDM Sulsel, Dr. Abdi, M.Pd, dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan pendidikan. Di antaranya perwakilan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulsel, Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK), Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel, Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Dewan Pendidikan, serta sejumlah organisasi mitra.

Mengangkat tema “Sinergitas Kemitraan dalam Harmoni Akreditasi Bermutu untuk Pendidikan Bermutu di Sulawesi Selatan”, Dr. Abdi menyampaikan bahwa Rakorda ini merupakan yang pertama digelar di Indonesia pada tahun 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama antara BAN-PDM dengan berbagai organisasi mitra dalam meningkatkan kualitas akreditasi pendidikan.

“Rakorda ini bukan sekadar acara seremoni, tetapi menjadi wadah untuk membangun sinergitas dan harmoni bersama organisasi mitra,” ujar Abdi.

Ia menegaskan bahwa upaya peningkatan mutu akreditasi tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi berbagai pihak agar kualitas kerja dan hasil akreditasi benar-benar berdampak pada peningkatan mutu pendidikan.

Dr. Abdi yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum PGRI Sulsel menambahkan bahwa para peserta Rakorda merupakan bagian dari sistem penjaminan mutu pendidikan, baik secara internal maupun eksternal.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung sejumlah masukan yang muncul dalam pembahasan peraturan perundang-undangan terkait penjaminan mutu pendidikan. Salah satunya menekankan pentingnya keterlibatan komite sekolah dan dewan pendidikan.

“Penjaminan mutu pendidikan tidak bisa berdiri sendiri. Perlu keterlibatan komite sekolah dan dewan pendidikan karena sinergitas antara dewan pendidikan, komite sekolah, dan satuan pendidikan sangat penting bagi peningkatan mutu pendidikan kita,” jelasnya.

Baca juga :  Terpilih Pimpin PSMTI, Wilianto Tanta Dapat Ucapan Selamat dari Ahok

Selama Rakorda berlangsung, sejumlah agenda strategis akan dibahas, termasuk diskusi mengenai dukungan organisasi mitra terhadap proses akreditasi, forum dewan pendidikan kabupaten/kota, serta diskusi bersama organisasi PGRI untuk memperkuat dukungan terhadap BAN-PDM.

Selain itu, kegiatan ini juga akan dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BAN-PDM Provinsi Sulawesi Selatan dengan sejumlah mitra.

“Di akhir kegiatan nanti kami juga akan menyampaikan hasil-hasil akreditasi serta sasaran visitasi akreditasi tahun 2026,” kata Abdi.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Rakorda I BAN-PDM Sulsel, Andi Kurniawan Bausat, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta mensinergikan langkah strategis antara BAN-PDM Sulsel, Dinas Pendidikan, dan Kementerian Agama dalam pelaksanaan akreditasi satuan pendidikan.

Menurutnya, Rakorda juga menjadi forum evaluasi pelaksanaan akreditasi tahun sebelumnya, sekaligus memetakan hasil akreditasi di tingkat kabupaten/kota serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

Ia berharap melalui forum ini terbangun kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan pendidikan sehingga upaya peningkatan mutu dan kualitas pendidikan dapat berjalan lebih merata di seluruh wilayah Sulawesi Selatan. ( ab )

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!