Menurut Dia, pencanangan Desa Cantik bukan sekadar seremonial saja, melainkan titik awal dalam membangun sistem pengelolaan data yang lebih baik, terukur, dan berkelanjutan. Ia pun berharap, program ini akan mampu menjadi fondasi dalam perencanaan pembangunan, sehingga setiap intervensi pemerintah, baik di sektor sosial, ekonomi maupun infrastruktur, dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
Kepala BPS Pinrang, Husri Harta Saham mengungkapkan, program Desa Cantik merupakan program nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan data statistik di tingkat desa.
Menurut Husri, ketiga Desa ini, masing-masing Desa Lerang, Desa Waetuo, dan Desa Mallongi-longi setelah dicanangkan akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan dalam pengelolaan data statistik secara berkelanjutan. Harapannya agar ketiga Desa ini mampu menghasilkan data yang berkualitas, relevan, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Husri berharap, dengan langkah ini setiap data dihasilkan tidak hanya menjadi angka semata, tetapi menjadi dasar kuat dalam menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Pinrang. (busrah)

