FGD melibatkan tim ahli Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin, PT PLN (Persero) Cabang Soppeng, Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Soppeng Ariyadin Arif STP MSi, serta pihak terkait lainnya.
Ketua tim penyusun SID Andang Suryana Soma menjelaskan pendekatan berbasis potensi wilayah dan kebutuhan kelompok tani. Data Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) menjadi acuan utama agar program tepat sasaran.
Sementara itu, PT PLN Cabang Soppeng berkomitmen sediakan jaringan listrik untuk sistem pertanian modern berbasis energi. Langkah ini diharapkan tingkatkan produktivitas lahan non rawa di Soppeng.(ard)
