Bupati Soppeng Harap TPID Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok Jelang Idul Adha

Mahyuddin
Mahyuddin 177 Pembaca
2 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng SE meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Soppeng melakukan pemantauan intensif untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, sekaligus mempersiapkan lonjakan harga menjelang Idul adha 1447 H/2026 M.

Permintaan itu disampaikan bupati saat memimpin High Level Meeting TPID di ruang rapat pimpinan Setda Soppeng, Selasa (12/5/2026). Rapat dihadiri Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle, Forkopimda, Pj Sekda, kepala SKPD anggota TPID, pimpinan Perum Bulog, Bank Sulselbar, BRI, Kepala BPS, serta Direktur BUMD.

Selain pengendalian inflasi, rapat juga membahas agenda Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Pertemuan ini bertujuan memastikan stabilitas harga pangan dan perluasan akses layanan keuangan digital bagi masyarakat menjelang hari raya keagamaan.

"Pengalaman tahun sebelumnya menunjukkan harga kebutuhan pokok seperti daging sapi dan cabai melonjak menjelang hari raya. Oleh karena itu, TPID harus menjadi garda terdepan agar harga tetap terkendali dan tidak memberatkan masyarakat," ujar Bupati Suwardi Haseng.

Wakil Bupati Selle KS Dalle menekankan pentingnya percepatan digitalisasi transaksi keuangan daerah. "Kita terus dorong pemanfaatan QRIS dalam transaksi sehari-hari masyarakat," katanya.

Pasar Murah Berbasis QRIS

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Soppeng Sulta D. Sitohang SH, MH, selaku ketua TPID, mengumumkan penyelenggaraan pasar murah di halaman Kantor Kejari Soppeng pada 20 Mei 2026. Kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (TPHPKP), Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM, dengan pembayaran digital melalui QRIS.

Mekanismenya, masyarakat mendapat voucher untuk memilih barang, kemudian mengambil di stand, dan membayar via QRIS. Plt Kepala Dinas TPHPKP Ariyadin Arif STP, M.Si, dan Kepala BPKPD Drs. H. Dipa M.Si, mendukung penuh acara tersebut.

Baca juga :  PWI Pusat Kutuk Kekejian Israel Atas Pembunuhan Wartawan Palestina, Serukan Penyelidikan Independen

"Kami siapkan stok melimpah, terutama bawang merah," kata Ariyadin. Sementara H. Dipa memuji inisiatif Kajari. "Pembayaran via QRIS adalah terobosan luar biasa untuk percepatan digitalisasi daerah," tambahnya. (ard)

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!