Bupati Soppeng: Rembuk Pendidikan Perkuat Komunikasi Pemda dan Guru

Mahyuddin
Mahyuddin 459 Pembaca
1 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng SE menegaskan, Rembuk Pendidikan menjadi forum krusial untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah (pemda) dengan tenaga pendidik di lapangan.

ko niForum tersebut digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) bersama Dewan Pendidikan Kabupaten Soppeng di Ruang Pola Kantor Bupati, Kamis (2/4/2026). Hadir kepala SMP se-Kabupaten Soppeng serta kepala SD di Kecamatan Lilirilaja, Donri-donri, Citta, dan Lalabata.

"Rembuk ini sangat penting untuk menyamakan persepsi," ujar Bupati Suwardi di depan peserta.

Bupati juga menyoroti ketimpangan distribusi guru yang harus ditangani secara strategis dan berkelanjutan. "Penumpukan guru di satu sekolah sementara sekolah lain kekurangan tidak boleh dibiarkan. Ini harus dibenahi lewat pemetaan jelas," tegasnya. Ia menambahkan, kelebihan guru berisiko mengganggu pemenuhan jam mengajar, sertifikasi, serta kesejahteraan guru.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Soppeng, Dr. Nurmal Idrus, mengungkapkan saat ini Soppeng surplus 130 guru. Namun, sejumlah wilayah masih kekurangan tenaga pengajar, sehingga menghambat optimalisasi layanan pendidikan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Dikbud Kabupaten Soppeng, Dr. Nur Alim, menyatakan hasil rembuk akan dirumuskan menjadi rekomendasi Dewan Pendidikan. Rekomendasi itu nantinya disampaikan ke pihak terkait sebagai dasar kebijakan pendidikan ke depan. Tantangan utama, lanjutnya, adalah distribusi guru yang belum merata dan efektivitas pemanfaatannya di setiap satuan pendidikan.(ard)

Baca juga :  Miliki Sabu, Dua Pria Bertato Diringkus Sat Resnarkoba Polres Toraja Utara
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!