“Tanggalkan ego sektoral dan kepentingan pragmatis demi ambisi pribadi. Saya mengimbau agar seluruh jajaran mengutamakan kemaslahatan organisasi serta menempatkan kebenaran objektif di atas supremasi individu,” tegas Cak Nur dengan nada penuh harap.
Ia juga menyoroti fenomena ironis saat organisasi tengah berjuang menjaga kehormatannya, namun masih ada oknum pengurus yang mencoba melanggengkan praktik transaksional untuk keuntungan sepihak. Menurutnya, tindakan tersebut secara eksplisit mencederai integritas profesi dan mengikis wibawa organisasi di mata publik.
Menutup arahannya, Ahmad Munir mengajak seluruh punggawa PWI untuk bersinergi melakukan restrukturisasi organisasi ke arah yang lebih modern. Langkah ini akan diwujudkan melalui reorganisasi kepengurusan secara menyeluruh, mulai dari level pusat hingga menjangkau kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota. (*)

