Kepala Kantor Perwakilan DT Peduli Sulawesi Selatan, Hasmirah, menjelaskan bahwa kedua panti ini dipilih dari sejumlah usulan yang masuk. Ia berharap bantuan ini tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga membawa keberkahan bagi anak-anak dan para pengurus.
“Kami berharap dengan fasilitas yang lebih baik, anak-anak bisa lebih khusyuk dalam beribadah dan semakin semangat menjalani hari-hari mereka,” tuturnya.
Tak berhenti pada renovasi bangunan, Pelindo juga memberikan dukungan tambahan berupa sarana kebersihan, seperti tong sampah, di lingkungan kedua panti yang berada di Jalan Lembo dan Jalan Tinumbu. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan bagi tumbuh kembang anak-anak.
Di balik wajah-wajah ceria itu, tersimpan kisah panjang perjuangan. Hj. Hasni, pimpinan Panti Asuhan Al Mujaadilah, mengaku telah berulang kali mengajukan proposal bantuan ke berbagai pihak, namun selalu terbentur akses.
“Saya sudah banyak mengajukan proposal, tetapi belum terealisasi karena akses yang sempit.
Alhamdulillah, Pelindo dan DT Peduli menerima proposal kami sehingga renovasi ini bisa terwujud,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Kini, dari gang sempit di Tallo, cerita itu berubah arah.
Keterbatasan yang dulu menjadi penghalang, justru menjadi saksi lahirnya kepedulian. Di antara tembok-tembok baru yang berdiri, harapan tumbuh perlahan—menguatkan langkah anak-anak untuk melangkah lebih jauh, menuju masa depan yang lebih cerah. (Ardhy M Basir)
