PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Hujan turun deras membasahi jalanan Makassar, Sabtu sore (21/2/2026). Langit kelabu seakan ingin menguji langkah-langkah kecil yang bergegas di tepi jalan. Namun di tengah guyuran itu, semangat para alumni SMA Negeri 1 Makassar angkatan 80 justru semakin menyala.
Payung-payung terbuka, sebagian lainnya memilih basah bersama hujan. Senyum tak luntur dari wajah mereka. Sebanyak 170 paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas dan membutuhkan, tepat di hari ketiga Ramadan 1447 Hijriah. Bukan sekadar membagikan makanan pembuka puasa, tetapi juga menebar kehangatan di antara dinginnya cuaca.
Ketua IKA SMANSA 80, Prof Winarni Manoarfa, mengaku bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Di sela pembagian takjil, ia menyampaikan bahwa aksi sederhana ini memiliki makna yang lebih dalam.
“Ini tidak hanya menyediakan takjil bagi umat yang sedang menunaikan puasa Ramadan 1447 H, tapi juga menjadi ladang pahala bagi sahabat SMANSA 80 untuk berpartisipasi,” ujarnya.
Menurutnya, hari ketiga Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memulai langkah kebaikan. Para alumni tidak sekadar menitipkan donasi, tetapi turun langsung membagikan takjil kepada masyarakat.
“Kami bersyukur karena hari ini IKA SMANSA 80 dapat berbagi takjil untuk masyarakat dan kami terjun langsung membagikannya. Terima kasih yang tulus kepada semua sahabat SMANSA 80 yang berpartisipasi dan mensupport kegiatan ini. Insya Allah apa yang kita lakukan bernilai ibadah,” tandasnya.
Apresiasi juga datang dari Mujianto Muji, pembina sekaligus owner RM Lorong TA. Ia menilai kepemimpinan Prof Winarni mampu menggerakkan alumni semakin kompak dan produktif dalam fastabiqul khairat—berlomba-lomba dalam kebaikan.
