Senada dengan itu, Jemmy Tjioe menegaskan bahwa kehadiran PSMTI merupakan wujud solidaritas lintas suku, agama, dan latar belakang. Tragedi ini, kata dia, adalah duka bersama.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung proses pencarian, menjaga persatuan, dan memperkuat empati. Di saat seperti inilah nilai kemanusiaan diuji dan harus kita jaga bersama,” tutur Jemmy.
Kepada keluarga korban yang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, PSMTI Pangkep dan Maros menyampaikan duka cita mendalam. Doa dipanjatkan agar para almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan menerima cobaan berat ini.
Di tengah awan duka yang menyelimuti Pangkep, kehadiran PSMTI menjadi pengingat sederhana namun bermakna: bahwa harapan selalu bisa tumbuh dari kepedulian, dan kemanusiaan tak pernah mengenal sekat. (Ardhy M Basir)
