Di Tengah Hujan dan Angin Ramadan, Anak-Anak Lorong Belajar Membuat Manisnya Mimpi

Ramzy
Ramzy 490 Pembaca
4 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Hujan deras yang mengguyur sore itu datang bersama angin kencang, membasahi lorong-lorong sempit di tengah suasana Ramadan ke-18. Namun cuaca yang kurang bersahabat itu tidak mampu meredam semangat belajar anak-anak di Kampus Lorong Komunitas Anak Pelangi (K-apel), Minggu (8/3/2026).

Satu per satu mereka tetap datang. Ada yang berlari kecil menghindari genangan air, ada pula yang datang dengan pakaian sedikit basah oleh hujan. Di ruang sederhana yang menjadi tempat belajar, puluhan anak berkumpul dengan wajah cerah. Bagi mereka, hari itu bukan sekadar hari belajar biasa.

Hari itu, mereka belajar membuat cokelat.

Kegiatan edukasi kreatif tersebut menghadirkan pelaku usaha lokal, owner Pabrik Mulkan Mimba’un yang dikenal dengan produk tempe dan oleh-oleh khas Makassar, sekaligus pengelola Roti Daeng dan Ulu Juku, Ibu Osy Askar. Kehadirannya membawa pengalaman berbeda bagi anak-anak lorong.

Bukan hanya mendengar cerita tentang usaha atau produksi makanan, anak-anak langsung diajak mempraktikkan cara membuat cokelat—mulai dari mengenal bahan dasar, mencampur adonan, hingga mencetaknya menjadi camilan manis yang siap dinikmati.
Suasana belajar pun berubah menjadi penuh kegembiraan. Di luar, hujan masih mengguyur lorong dengan deras. Namun di dalam ruangan kecil itu, tangan-tangan mungil sibuk bekerja. Ada yang mencampur bahan dengan hati-hati, ada yang menunggu cokelat mengeras di cetakan, sementara yang lain tak sabar melihat hasil karya mereka sendiri.

Sesekali terdengar tawa kecil ketika cokelat yang dicetak tidak sempurna. Namun justru di situlah kegembiraan mereka tumbuh.

Menurut Ibu Osy Askar, kegiatan ini memang dirancang agar anak-anak tidak hanya belajar membaca dan menulis, tetapi juga mengenal keterampilan praktis yang bisa menumbuhkan kreativitas serta jiwa kewirausahaan sejak dini.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Amri Arsyid: Abaikan Ruang Terbuka, Makassar Kini Jadi Kota Terpanas ke-Dua Setelah Jeddah
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!