PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Program Jumat Bertumbuh kembali digelar secara daring dengan tema “Meresapi Makna Surah Al-Fatihah” pada 6 Maret 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Nilenesia Foundation melalui Akademi Nilenesia, serta didukung oleh PT Asia Iman Wisata, sebuah perusahaan tour dan travel yang melayani perjalanan domestik serta layanan haji dan umrah.
Webinar ini diikuti oleh lebih dari 40 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Diskusi berlangsung hangat dan interaktif, terutama ketika sesi pembahasan mengenai perbedaan dua versi penomoran tujuh ayat dalam Surah Al-Fatihah. Para peserta tampak antusias menyampaikan temuan serta pandangan mereka terkait perbedaan tersebut, sehingga diskusi berkembang menjadi ruang pembelajaran bersama yang dinamis.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. H. Fuad Fansuri, seorang akademisi dan dai yang aktif dalam kajian Al-Qur’an dan tafsir. Ia merupakan dosen dan peneliti di Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda (UINSI Samarinda). Dengan latar belakang pendidikan Lc., M.Th.I., serta doktor di bidang studi Islam, Fuad Fansuri dikenal konsisten mengembangkan kajian tafsir Al-Qur’an dengan pendekatan yang mendalam dan reflektif. Dalam berbagai forum akademik dan dakwah, ia juga memperkenalkan perspektif psikosufistik untuk memahami pesan-pesan Al-Qur’an secara lebih kontekstual dan spiritual.
Dalam pemaparannya, ia mengajak peserta melihat Surah Al-Fatihah bukan sekadar bacaan dalam salat, tetapi sebagai dialog langsung antara manusia dan Allah. Ia juga menekankan bahwa Al-Fatihah memuat fondasi spiritual tentang harapan di tengah keterbatasan, hubungan antara ikhtiar dan ketergantungan kepada Tuhan, serta pentingnya meluruskan kembali arah hidup.

