“Panggung sekelas Pesparawi Nasional menuntut kerja keras luar biasa dan pengorbanan dari seluruh elemen. Kami optimistis dengan fokus dan rasa percaya diri yang tinggi, mereka mampu mempersembahkan medali terbaik untuk Sulawesi Selatan,” ujar Mesakh menyemangati.
Ia juga menambahkan bahwa Pesparawi Nasional bukan sekadar panggung kompetisi seni suara gerejawi belaka, melainkan sebuah wadah krusial untuk menempa karakter sekaligus merajut tali persaudaraan antar-provinsi di Indonesia.
Senada dengan hal itu, Kepala Kantor Kemenag Makassar, Dr. H. Muhammad, S.Ag, M.Ag, menitipkan pesan agar para peserta selalu menjaga martabat daerah dan membawa spirit kebersamaan selama berkompetisi di Indonesia Timur.
“Kalian adalah wajah Sulawesi Selatan di pentas nasional. Oleh karena itu, selain membidik medali emas, tunjukkan pula sikap disiplin, tanggung jawab, dan indahnya semangat persaudaraan kita,” pesan Dr. Muhammad.
Sebagai informasi, gelaran megah Pesparawi Nasional XIV 2026 di Manokwari ini dijadwalkan dibuka langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, dan dihadiri Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. Kompetisi bergengsi ini bakal mempertemukan kontingen dari 38 provinsi di seluruh Nusantara yang siap bersaing ketat di kategori paduan suara dan solo vokal.
Tak main-main, demi menyuntikkan energi positif dan membakar semangat juang tim Sulsel, tokoh-tokoh penting daerah seperti Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, bersama Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Dr. H. Ali Yafid, M.Pd.I, dipastikan akan hadir langsung memberikan dukungan moral di Manokwari. (*)
