Kegiatan bimtek ini tidak hanya diikuti oleh para bendahara BOS, tetapi juga melibatkan kepala sekolah dan anggota tim BOS dari setiap sekolah, seperti Sri Nur Fatimah dari SMAN 4 Labakkang Pangkep.
“Saya hadir untuk membantu bendahara menyusun laporan aset dan menyinkronkannya dengan aplikasi,” ujar Sri, yang aktif mendampingi proses pelaporan di sekolahnya.
Sebanyak 33 bendahara dari SMA, SMK, dan SLB di Pangkep hadir dengan antusias, tampak serius menyimak setiap panduan dan sesi tanya jawab dalam kegiatan ini.
Hamid, staf Cabang Dinas Wilayah IX, menyebutkan, antusiasme peserta menunjukkan kesadaran pentingnya manajemen aset yang lebih baik.
“Hari ini semua bendahara hadir dan kegiatan ini akan dilanjutkan hingga besok,” kata Hamid.
Program bimtek pengelolaan aset ini diharapkan dapat membantu sekolah-sekolah di Sulawesi Selatan dalam menjaga transparansi dan ketertiban dalam pengelolaan barang sekolah.
Dengan aplikasi yang memungkinkan sinkronisasi stok barang, Disdik Sulsel berharap setiap sekolah dapat menjaga akuntabilitas dan memanfaatkan anggaran secara lebih efektif demi menunjang kegiatan belajar mengajar.(Hdr)

