Disdik Sulsel Gelar Bimbingan Teknis untuk Optimalisasi Pengelolaan Aset Sekolah

Zainal
Zainal 231 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, PANGKEP - Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan (Disdik Sulsel) menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan aset untuk sekolah-sekolah di wilayahnya. Program yang berlangsung mulai Senin, 11 November 2024, ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan tenaga pendidik dan bendahara sekolah dalam mengelola aset, mencatat stok barang, serta menyinkronkannya dengan aplikasi sistem penyediaan barang.

Bimtek digelar di Ruang Rapat Prof Amiruddin, kantor Disdik Sulsel, dengan jadwal bagi tiap daerah selama dua hari per kelompok. Diawali dengan peserta dari Kabupaten Pangkep, bimtek ini akan berlanjut untuk sekolah-sekolah di Bulukumba dan daerah lain di Sulawesi Selatan.

Ratna, seorang staf keuangan yang menjadi pemateri, menjelaskan, bimtek ini menitikberatkan pada pemantauan stok barang di sekolah-sekolah.

"Kita sinkronkan stok barang di sekolah dengan aplikasi. Setiap barang yang masuk dan keluar akan tercatat, sehingga lebih mudah dipantau,” ungkap Ratna.

Ia menambahkan, dengan pencatatan yang lebih tertata, pelaporan dan pengawasan aset sekolah bisa dilakukan dengan lebih efektif.

Zaenal Arifin, bendahara BOS di SMAN 12 Pangkep, menilai pentingnya kegiatan ini. Menurutnya, aplikasi baru ini sangat membantu dalam pencatatan barang habis pakai, yang sering kali luput dari perhatian karena penggunaan sehari-hari.

"Proses pencatatannya akan tergantung pada volume belanja masing-masing sekolah. Jika belanja tidak banyak, sinkronisasi akan lebih cepat," jelas Zaenal.

Kegiatan bimtek ini tidak hanya diikuti oleh para bendahara BOS, tetapi juga melibatkan kepala sekolah dan anggota tim BOS dari setiap sekolah, seperti Sri Nur Fatimah dari SMAN 4 Labakkang Pangkep.

"Saya hadir untuk membantu bendahara menyusun laporan aset dan menyinkronkannya dengan aplikasi," ujar Sri, yang aktif mendampingi proses pelaporan di sekolahnya.

Sebanyak 33 bendahara dari SMA, SMK, dan SLB di Pangkep hadir dengan antusias, tampak serius menyimak setiap panduan dan sesi tanya jawab dalam kegiatan ini.

Baca juga :  Tak Gentar Lawan Kejaksaan, Alwan Sihadji, SH Kepala Desa Bonea Yakin Putusan Praperadilan Menangkan Suara Rakyat Marginal

Hamid, staf Cabang Dinas Wilayah IX, menyebutkan, antusiasme peserta menunjukkan kesadaran pentingnya manajemen aset yang lebih baik.

"Hari ini semua bendahara hadir dan kegiatan ini akan dilanjutkan hingga besok,” kata Hamid.

Program bimtek pengelolaan aset ini diharapkan dapat membantu sekolah-sekolah di Sulawesi Selatan dalam menjaga transparansi dan ketertiban dalam pengelolaan barang sekolah.

Dengan aplikasi yang memungkinkan sinkronisasi stok barang, Disdik Sulsel berharap setiap sekolah dapat menjaga akuntabilitas dan memanfaatkan anggaran secara lebih efektif demi menunjang kegiatan belajar mengajar.(Hdr)

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!