Dispus Arsip Gelar Workshop Implementasi Srikandi, Jadikan Sulsel  Percontohan Digitalisasi Pemerintahan di KTI

Zainal
Zainal 236 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan (Dispus Arsip) menggelar Workshop Implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) di Raising Hotel Makassar, Jalan Racing Center 31 Makassar, Selasa (27/8/2024)

Workshop ini bertujuan untuk efektivitas kearsipan dalam rangka percepatan digitalisasi Kearsipan di pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Workshop yang dihadiri sekira 75 orang peserta dari seluruh OPD dan 12 Cabang Dinas Pendidikan se Sulsel ini sebagai pengembangan dan penerapan untuk aplikasi Srikandi yang akan massif diselenggarakan pada November 2024 mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia sekaligus sebagai Kepala Bidang Kearsipan Dispus Arsip Sulsel Dr H Basri, S.Pd.,M.Pd dalam laporannya pada kegiatan workshop.

Ia pun menambahkan bahwa workshop ini untuk mendukung arahan Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh yang akan menjadikan Sulsel sebagai percontohan untuk digitalisasi pemerintahan untuk kawasan timur Indonesia (KTI).

“Tentu melalui workshop ini kita akan menerapkan arahan Pj Gubernur Sulsel, agar kita dapat menjadi percontohan dan barometer untuk digitalisasi pemerintahan di wilayah Indonesia Timur,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dispus Arsip Sulsel Moh. Hasan Sijaya, SH.,MH memuji kegiatan workshop ini.

“Mengapa workshop ini penting, karena aplikasi Srikandi itu adalah suatu keharusan bagi penyelenggara pemerintahan,” ungkapnya.

“Apalagi Pj Gubernur Sulsel sangat memahami digitalisasi dan telah menetapkan Sulsel sebagai barometer digitalisasi pemerintahan di kawasan timur Indonesia,” imbuh Ketua Korpri Sulsel ini.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Mentan Amran Ajak ITS Wujudkan Kemandirian Teknologi Pertanian Nasional
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!