Ditakuti Mafia Pangan, Mentan Amran “Jenderal Perang” di Kabinet Merah Putih

Ramzy
Ramzy 276 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA – Pakar Kebijakan Publik Universitas Nasional, Prof. Muhammad Nur Sadik, menilai kebijakan yang dijalankan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman merupakan cerminan kepemimpinan publik yang terarah, tegas, dan berpihak kepada rakyat kecil.

Kaprodi Program Doktor Administrasi Publik UNAS tersebut menyatakan bahwa berbagai langkah strategis yang ditempuh Mentan Amran dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan menunjukkan karakter pemimpin yang tidak ragu mengambil keputusan cepat dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kebijakan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman adalah kebijakan publik yang jelas arahnya, tegas dalam eksekusi, dan nyata keberpihakannya kepada rakyat,” ujar Prof. Nur Sadik.

Menurutnya, gaya kepemimpinan Mentan Amran memiliki karakter khas “jenderal perang” — tegas, berwibawa, bijaksana, serta sangat peduli terhadap kepentingan petani dan masyarakat kecil. Dalam berbagai momentum gejolak harga pangan, Mentan Amran dikenal turun langsung ke lapangan untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga.

“Beliau tidak gentar menghadapi mafia pangan. Ketika terjadi gejolak harga di pasar, beliau turun tangan, dan harga bisa kembali stabil. Ini menunjukkan kepemimpinan yang hadir dan bekerja nyata,” tegasnya.

Kepemimpinan Berani dan Visioner

Guru Besar jebolan Golden Gate University San Francisco, California, Amerika Serikat ini menambahkan bahwa gaya kepemimpinan berani seperti yang ditunjukkan Mentan Amran tergolong langka. Ia menilai model kepemimpinan tersebut dapat menjadi role model bagi pemimpin masa depan, khususnya dalam sektor strategis seperti pertanian dan ketahanan pangan nasional.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Kapolres AKBP Restu Wijayanto Pimpin Sertijab Empat Pejabat di Lingkup Polres Pelabuhan Makassar
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!