DTRB Makassar Janji Tindak Tegas Bangunan Megah di Nipa-Nipa yang Diduga Tak Miliki PBG

Zainal
Zainal 299 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kota Makassar (DTRB) berjanji akan segera mengambil tindakan tegas terhadap pembangunan sebuah bangunan megah yang berlokasi di wilayah Nipa-nipa, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala.

Bangunan ini terletak tepat di depan Kampus Universitas Pejuang Indonesia (UPRI) Antang Makassar dan diduga dibangun tanpa mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), yang menggantikan fungsi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sesuai Peraturan Daerah Kota Makassar (Perda Makassar) yang berlaku.

Kepala DTRB Kota Makassar, Fahyuddin, mengungkapkan, pihaknya akan segera melakukan konfirmasi dengan Bidang Pengawasan terkait laporan yang telah diterima mengenai bangunan tersebut.

Ia menegaskan, laporan ini sedang dalam proses tindak lanjut dan akan mempertanyakan apakah pemilik bangunan megah tersebut sudah mendapat teguran resmi dari dinas.

“Saya akan konfirmasi langsung dengan Bidang Pengawasan untuk mengetahui perkembangan laporan yang sudah masuk, dan segera kami tindaklanjuti jika memang benar bangunan tersebut belum memiliki PBG,” ujar Fahyuddin via seluler, Senin (21/10/2024).

Menurut pantauan di lapangan, bangunan megah tersebut saat ini masih dalam tahap pembangunan, meski diduga belum memiliki izin resmi sesuai regulasi yang berlaku. Pembangunan tanpa PBG atau IMB dapat dikenai sanksi tegas sesuai peraturan.

Sekretaris DTRB Kota Makassar, Fuad Azis, yang sebelumnya dikonfirmasi mengenai dugaan ini, juga menyatakan, laporan tersebut telah diteruskan kepada Bidang Pengawasan untuk tindakan lebih lanjut.

“Laporan ini sudah saya teruskan ke Bidang Pengawasan,” kata Fuad dalam pesan singkat yang diterima pada Jumat, 18 Oktober 2024 lalu.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Jepang Tawarkan Program Review Ke Pemkab Sinjai
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!