Hoaks Bermunculan, Menag Tegaskan Nol Toleransi Kekerasan Seksual

Ramzy
Ramzy 618 Pembaca
2 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan tidak ada toleransi terhadap segala bentuk kekerasan, termasuk kekerasan dan pelecehan seksual, di tengah maraknya hoaks yang beredar dan menyerang dirinya melalui media sosial.

Menurut Menag, sikap tegas tersebut merupakan komitmen yang tidak bisa ditawar, baik dalam kapasitasnya sebagai pejabat negara maupun sebagai individu. Ia menyatakan, setiap tindakan yang mencederai martabat kemanusiaan tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun.

Menag juga menekankan pentingnya menjadikan lembaga pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan, sebagai ruang yang aman dan bermartabat bagi peserta didik. Ia mengingatkan, institusi pendidikan harus menjadi contoh ideal dalam membangun lingkungan yang bebas dari segala bentuk penyimpangan.

Sejalan dengan itu, Kementerian Agama terus memperkuat regulasi serta mekanisme pembinaan di satuan pendidikan keagamaan. Upaya ini dilakukan guna memastikan pengawasan terhadap aktivitas di pondok pesantren berjalan optimal sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran.

Lebih lanjut, Menag mengungkapkan, pihaknya telah membentuk satuan pembinaan pondok pesantren yang melibatkan pimpinan pesantren untuk berkolaborasi dalam pengawasan serta pencegahan berbagai bentuk penyimpangan di lingkungan tersebut.

Di sisi lain, Menag turut mengajak masyarakat untuk lebih cermat dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama yang belum terverifikasi kebenarannya. Ia mengingatkan pentingnya sikap bijak dalam bermedia sosial agar tidak ikut menyebarkan hoaks yang berpotensi memecah belah. (Hdr)

Baca juga :  Pisah Sambut Kapolres Bone Di Halaman Rujab Bupati Bone
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!