HUT ke-24 Mamasa Diperingati Khidmat, Bupati Welem: Momentum Evaluasi Pembangunan

Ramzy
Ramzy 416 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

“Dalam keterbatasan itu, melalui kerja sama dan gotong royong dengan suasana yang aman dan sejuk serta iklim yang menyehatkan, kita dapat menciptakan Mamasa menuju Mamase,” lanjutnya.

Menanggapi penyaluran pupuk gratis yang belum maksimal, Bupati Welem menjelaskan bahwa dari total 1.878 kelompok tani, baru 573 kelompok yang dapat direalisasikan menerima bantuan tersebut karena beberapa faktor.

Ia menyebutkan beberapa kendala yang dihadapi, di antaranya penyaluran pupuk gratis yang dimulai di tengah tahun anggaran, keterlambatan kelengkapan dokumen pencairan karena keterbatasan waktu, terutama bagi kelompok tani yang berada jauh dari ibu kota kabupaten, serta adanya sebagian kelompok tani yang awalnya ragu terhadap program pupuk gratis tersebut.

Karena itu, pada tahun 2026 pemerintah daerah akan memperbaiki sistem administrasi penyaluran bantuan.

“Ke depan tidak boleh lagi ada kelompok tani yang harus datang ke ibu kota kabupaten. Kami akan membentuk tiga satgas yang ditempatkan di wilayah 1, 2, dan 3 untuk menjemput serta memfasilitasi pembukaan rekening bagi setiap kelompok tani,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Mamasa berharap jumlah kelompok tani yang menerima bantuan pupuk gratis dapat lebih maksimal pada tahun 2026.

“Pada tahun 2026 penyaluran pupuk gratis akan dilakukan dua kali, menyesuaikan dengan musim tanam,” pungkasnya. (Wan)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Diskop UKM Pinrang Kembali Gelar Pelatihan Pelaku Usaha
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!