Ketua BAZNAS Kota Makassar, HM.Ashar Tamanggong
PEDOMAN RAKYAT, MAKASSAR.- Idul Fitri tinggal menghitung hari. Jika tidak ada halangan, hari kemenangan ummat Islam ini berlangsung 19, atau 20 Maret nanti.Hari kemenangan ini, tidak sekadar perayaan lepasnya puasa sebulan penuh, melainkan panggilan hati yang suci. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar pun menyerukan, di hari berkah ini dapat membangkitkan ummat, melalui infak Rp20 ribu.
Ketua BAZNAS Kota Makassar, HM.Ashar Tamanggong mengajak kaum muslimin di Kota Makassar ini, menjadikan Idul Fitri sebagai momen untuk mengumpulkan kekuatan ummat.
“Ayo, ummat Islam, mari kita sama sama membuktikan bahwa, kita besar. Kita mampu. Dan, kita bisa. Caranya, melalui gerakan dua puluh ribu rupiah, atau G 20 R,” tuturnya didampingi Kabag I Bidang Pengumpulan, Darmawati, di Kantor BAZNAS Kota Makassar, Jalan Teduh Bersinar No 5 Makassar, Kamis, petang tadi.
Menurutnya, setiap jamaah yang hendak menunaikan shalat Idul Fitri, apakah di masjid, di lapangan, ataukah tempat tempat yang telah ditentukan untuk shalat sunat dua rakaat tersebut, bawalah Rp20 ribu untuk diinfakkan. Jika terlaksana dengan hati ikhlas, tentunya, hasilnya pasti dahsat.
“Contohnya, jika saja ummat Islam yang melakukan shalat Idul Fitri di Lapangan Karebosi Makassar, dengan jumlah jamaah 10 ribu orang, maka bisa terkumpul Rp200 juta, dari selama ini hanya diperoleh sekitar Rp50-an juta,” jelasnya.
Infak Rp 20 ribu di Hari Raya Idul Fitri, jelas ATM, hanyalah angka kecil, demi kebangkitan besar umat. “Sesungguhnya Allah tidak menolak pahala bagi orang yang memberi dengan ikhlas, sekecil apapun.” – (HR.Bukhari)—demikian sentilan penulis buku Langit tak Pernah Offline itu.
Di bagian lain, penyandang gelar akademik tertinggi (Doktor) di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar ini mengemukakan, ummat Islam untuk tidak sekadar menunggu keajaiban besar. Lebih baik menorehkan keajaiban kecil yang kelak menumpuk menjadi ‘lautan’ kebaikan.

