Irjen Djuhandhani menguraikan, sementara itu, untuk wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan, pengamanan melibatkan sebanyak 5.268 personel gabungan. Jumlah tersebut terdiri dari 2.583 personel Polri, 546 personel TNI, serta 2.139 personel dari berbagai instansi terkait.
Ia menguraikan, ribuan personel tersebut akan ditempatkan pada 108 pos pengamanan yang tersebar di berbagai wilayah di Sulawesi Selatan, terdiri dari 61 pos pengamanan, 22 pos pelayanan, dan 25 pos terpadu.
Kapolda Sulsel berharap seluruh personel yang terlibat dapat memahami serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia juga mengingatkan agar setiap anggota memedomani dan mensosialisasikan pelaksanaan operasi sehingga dapat dipahami serta dijalankan dengan baik di lapangan.
Selain itu, ia juga mengingatkan, personel kepolisian diminta melakukan pendataan terhadap rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemudik serta menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Kapolda juga menekankan pentingnya penyampaian informasi layanan kepolisian kepada masyarakat, termasuk pesan-pesan kamtibmas dan penerapan rekayasa lalu lintas selama masa mudik.
Layanan Kepolisian 110 pun, tuturnya, diminta untuk dioptimalkan sehingga masyarakat dapat dengan mudah memperoleh bantuan serta merasakan kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan yang responsif dan solutif.
Mengakhiri amanatnya, Kapolda Sulsel mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan soliditas dan sinergitas dalam pelaksanaan tugas demi mewujudkan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat. (Hdr)

