PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Sila H. Pulungan, menegaskan pentingnya integritas aparat penegak hukum dalam menjaga kepastian bagi pelaku ekonomi dan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat mengikuti seminar internasional secara daring bersama Wakil Kepala Kejati Sulsel Prihatin dan jajaran asisten dari Kantor Kejati Sulsel, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan yang digelar oleh Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) tersebut mengangkat tema Legal Aspects of Managing the JCI Systemic Crisis and Its Implications for National Economic Stability. Seminar dibuka oleh Jaksa Agung RI ST Burhanuddin selaku keynote speaker, didampingi Ketua Umum Persaja Asep Nana Mulyana.
Diskusi yang dipandu moderator Prita Laura menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Pjs Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik, Managing Director MSCI Raman Aylur Subramanian, Hasan Fawzi, Eddy Manindo Harahap, ekonom Fithra Faisal Hastiadi, serta Koordinator MAKI Boyamin Saiman.
Dalam kesempatan itu, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan komitmen pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan dalam memperkuat pasar modal melalui kebijakan strategis. Upaya tersebut mencakup peningkatan kebijakan free float menjadi 15 persen, transparansi Ultimate Beneficial Owner (UBO), serta keterbukaan pemegang saham di atas 1 persen.

