PEDOMANRAKYAT, PAREPARE – Walaupun bukan H. Tasming Hamid yang langsung mengukuhkan kepengurusan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurussamawati, namun ini suatu kejadian luar biasa. Sebab Kepala Inspektorat Kota Parepare, Dr. H. Iwan Asaad, AP, M.Si atas nama Walikota Parepare mengukuhkan pengurus masjid yang tidak jauh dari RS. Tipe B Andi Makkasau itu.
Pengukuhan ini dinilai langka sebab tidak semua masjid bisa mengalaminya. Hal ini untuk pertama kalinya bagi Masjid Nurussamawati. Apalagi, surat keputusan kepengurusannya ditandatangani lurah.
“Hebatnya kepengurusan ini, SK dikeluarkan lurah tapi pengukuhannya dilakukan walikota”, ungkap Iwan Asaad seusai melantik pengurus DKM Nurussamawati yang diketuai H. Muhammad Husain, SP itu, Jumat malam (23/1/2026).
Pengukuhan pengurus DKM Masjid Nurussamawati ini dirangkaikan dengan peringatan Israj Miraj Nabi Muhammad SAW yang dihadiri para jamaah Masjid Nurussamawati, sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat. Sebagai pembawa hikmah Dr. Muhammad Fadli, S.Pdi, M.Pdi dan pembaca ayat Alquran adalah Imam Masjid Nurussamawati Usman Toha.
Walikota menilai pengukuhan kepengurusan DKM Masjid Nurussamawati periode 2026 -2031 adalah pembangunan berbasis nilai. Sebab masjid bukan saja tempat ibadah tetapi tempat membangun kekuatan sosial. Dimana sebagai tempat membina orang, membangun solidaritas dan membangun kekuatan sosial.
Sementara DKM mempunyai peran penting sebagai penggerak ekosistem kemasyarakatan di bidang keagamaan. DKM sebagai pilar spiritual dalam peningkatan ibadah, sebagai pilar edukatif dalam literasi Al-Qur’an meliputi pengajian dan pembelajaran, dan sebagai pilar sosial kemasyarakatan melingkupi aspek pendidikan dan pemberdayaan umat.

