Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai peran strategis pelabuhan dalam mendukung mobilitas barang dan manusia di kawasan timur Indonesia. Mereka juga mengamati kapal-kapal tradisional yang selama ini menjadi simbol identitas budaya maritim masyarakat Sulawesi Selatan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mahasiswa aktif melakukan pengamatan, berdiskusi, dan mengajukan pertanyaan terkait kehidupan sosial masyarakat pesisir serta dinamika aktivitas ekonomi yang berkembang di sekitar kawasan pelabuhan.
Melalui kunjungan akademik ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya pelestarian warisan budaya maritim dan budaya lokal. Kegiatan yang ditutup dengan sesi foto bersama tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan berbagai pihak dalam mendukung pengembangan wawasan akademik serta pelestarian budaya maritim Indonesia. (idj)

