Munafri mencontohkan, sampah dapur dapat diolah menjadi kompos melalui metode sederhana sehingga menghasilkan pupuk organik yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan tanaman warga.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Makassar menyiapkan hadiah sebesar Rp100 juta bagi lingkungan yang dinilai berhasil menerapkan pengelolaan sampah dan pemberdayaan masyarakat secara optimal.
“Saya pastikan RT yang terbaik tidak akan kurang 100 juta hadiahnya di ulang tahun Kota Makassar,” ujarnya.
Ia berharap para ketua RT dan RW dapat menghadirkan inovasi di wilayah masing-masing melalui pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan produktif.
Ke depan, Pemerintah Kota Makassar juga akan menghadirkan pendampingan dari perangkat daerah, komunitas, akademisi, dan sektor swasta. Pendampingan itu mencakup pelatihan pengelolaan sampah, urban farming, budidaya perikanan, peternakan, hingga pengembangan eco-enzyme.
Munafri menargetkan gerakan tersebut mampu membangun ekosistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dapat mengurangi beban TPA sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau, mandiri, dan berkelanjutan. (Hdr)

