“Program digitalisasi pemerintah yang kami jalankan, ditambah sistem regulasi yang kami bangun, memberikan peningkatan Pendapatan Asli Daerah yang sangat signifikan,” katanya.
Menurut dia, pengembangan berbagai sumber pendapatan baru akan terus dilakukan guna mendukung pembangunan Kota Makassar.
“Ini akan terus kami kembangkan untuk menghasilkan sumber-sumber pendapatan yang lebih besar lagi guna mendukung proses pembangunan di Kota Makassar,” ujarnya.
Munafri berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat inovasi, dan menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan serta akuntabel.
Ia menegaskan, di tengah tantangan fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah daerah dituntut lebih kreatif mencari sumber pembiayaan alternatif agar pembangunan tetap berjalan optimal.
“Dengan begitu, pembangunan tetap berjalan, pelayanan kepada masyarakat semakin baik, dan kesejahteraan warga dapat terus meningkat,” kata Munafri.
Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah berdasarkan sejumlah indikator strategis pembangunan.
Empat kategori utama yang menjadi fokus penilaian yakni Pengendalian Inflasi, Creative Financing, Penurunan Tingkat Pengangguran, serta Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting.
Untuk kategori Creative Financing, penilaian difokuskan pada kemampuan pemerintah daerah mengoptimalkan potensi sumber daya dan menghadirkan inovasi pembiayaan pembangunan.
Aspek yang dinilai meliputi efektivitas pengelolaan BUMD, peningkatan Pendapatan Asli Daerah, penguatan tata kelola keuangan, pemanfaatan digitalisasi pemerintahan, hingga konsistensi daerah memenuhi indikator tata kelola yang baik termasuk rekomendasi dan pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi.
Sementara kategori Pengendalian Inflasi menitikberatkan pada kemampuan daerah menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat melalui kebijakan yang terukur.
Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran mengukur keberhasilan daerah menghadirkan program ketenagakerjaan yang berkelanjutan dan berdampak nyata.
Adapun kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting menilai efektivitas kebijakan daerah dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan dan prevalensi stunting melalui pendekatan lintas sektor.
Keberhasilan Makassar meraih Terbaik I kategori Creative Financing sekaligus menempati posisi tiga besar kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting menunjukkan berbagai program transformasi yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar mulai memberikan hasil nyata. (Hdr)

