Menjaga Tenun Kebangsaan: Suara PSMTI di Balik Riuh Polemik Paskibraka

Ramzy
Ramzy 22 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – ​Di tengah riuhnya ruang digital dan perbincangan publik mengenai polemik seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), sebuah pesan menyejukkan datang dari Indonesia Timur. Ketika perdebatan di media sosial mulai bergeser ke arah yang sensitif, imbauan untuk kepala dingin justru disuarakan demi menjaga tenun persatuan bangsa.

​Ariella Hana Sinjaya, Dewan Pakar Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulawesi Selatan sekaligus Wakil Bendahara Umum PSMTI Pusat, mengajak semua pihak untuk menarik napas dalam-dalam. Mewakili Ketua PSMTI Sulsel, Thiawudy Wikarso, ia meminta masyarakat tidak menggiring masalah prosedural ini ke dalam pusaran isu rasisme maupun diskriminasi etnis.

​”Saya atas nama PSMTI mengimbau seluruh masyarakat, organisasi, dan seluruh netizen di manapun berada untuk menghentikan isu rasisme ataupun diskriminasi. Kita semua adalah warga negara Indonesia dan sesama saudara tanpa memandang suku apa pun,” ujar Ariella dengan nada tegas namun teduh.

​Melampaui Sekat Suku dan Etnis

​Bagi Ariella, merawat Indonesia adalah tugas merawat keberagaman. Di mata PSMTI, seluruh masyarakat Indonesia merupakan bagian dari bentang bangsa yang sama. Karena itu, media sosial seharusnya menjadi ruang diskusi yang bijak, bukan tempat menyemai asumsi yang memecah belah.

​Ariella menegaskan bahwa masyarakat Tionghoa Indonesia adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah dan masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Terkait proses seleksi Paskibraka yang sempat memicu perdebatan, ia memandang bahwa solusinya adalah transparansi dan kepatuhan pada aturan, bukan sentimen kelompok.

​”Suku Tionghoa Indonesia adalah bagian dari NKRI. Tentunya kami berharap setiap seleksi, baik Paskibraka maupun seleksi lainnya, dilaksanakan sesuai prosedur dan berdasarkan kemampuan masing-masing peserta,” urainya.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Sinkronisasi Program Kerja, Sekda Sinjai Buka Forum Perangkat Daerah
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!