BNN Soroti Maraknya Liquid Sintetis di Kalangan Pelajar, MAKI Sulsel Gencarkan Sosialisasi Anti Narkoba di Mariso

Ramzy
Ramzy 250 Pembaca
7 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Masyarakat Anti Narkoba Indonesia (MAKI) Sulawesi Selatan terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di tingkat masyarakat. Kali ini, MAKI Sulsel menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan narkoba di Kantor Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Rabu (3/6/2026), dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, lembaga terkait, serta para ketua RT/RW dan lurah se-Kecamatan Mariso.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah narasumber dan pemangku kepentingan, di antaranya Muhammad Zuhur Daeng Ranca, S.Tr., IP dari Dinas Sosial, Hamka selaku Ketua Tim Pro PN BBPOM, Rosyidah Thamrin, SKM., M.Tr., Adm. Kes dari Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr. Hj. Nursaidah Sirajuddin, M.Kes, serta Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Provinsi Sulawesi Selatan, Anggita Ariati, S.I.Kom.

Kepala Kecamatan Mariso, Andi Syahrir Mappatoba, SE, menyampaikan apresiasi kepada MAKI Sulsel yang telah memilih Kecamatan Mariso sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi pencegahan narkoba. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran masyarakat akan bahaya narkotika, terutama melalui peran aktif RT/RW dan pemerintah kelurahan.

“Saya sangat berterima kasih kepada MAKI karena telah menjadikan Kecamatan Mariso sebagai lokasi sosialisasi narkoba dan mengundang seluruh unsur terkait, khususnya RT/RW serta lurah, untuk menjadi peserta kegiatan ini. Saya melihat sosialisasi seperti ini sangat penting karena para RT/RW nantinya dapat meneruskan edukasi kepada masyarakat di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Andi Syahrir menjelaskan bahwa upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayahnya selama ini telah dilakukan secara rutin melalui posko keamanan lingkungan yang melibatkan RT/RW dan warga setempat. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap malam sebagai bentuk pengawasan bersama guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Meski demikian, ia mengakui bahwa pihak kecamatan tidak memiliki data pasti mengenai jumlah warga yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Data tersebut, kata dia, berada di pihak kepolisian melalui Polres maupun Polsek setempat. Namun, yang terpenting saat ini adalah memperkuat edukasi kepada masyarakat agar dapat meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja.

Baca juga :  Genjot Energi Mandiri, Kementan Pacu Hilirisasi Biofuel dan Bioetanol

“Yang perlu kita lakukan sekarang adalah bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat agar menjaga anak-anak mereka dari pengaruh pergaulan yang salah. Jangan sampai mereka terlibat dalam penyalahgunaan narkoba yang saat ini semakin mengkhawatirkan,” katanya.

Ia juga mengimbau seluruh warga Kecamatan Mariso untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari ancaman narkotika dan pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan mereka.

“Mari kita jaga anak-anak kita agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas, khususnya penyalahgunaan narkoba yang saat ini masih menjadi ancaman serius,” tambahnya.

Selain persoalan narkoba, Andi Syahrir juga menyoroti keberadaan kelompok geng motor yang kerap meresahkan masyarakat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah kecamatan bersama unsur Tripika, Polsek, Koramil, RT/RW, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan masyarakat rutin melaksanakan patroli serta posko terpadu guna menjaga keamanan wilayah.

Sementara itu, Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Provinsi Sulawesi Selatan, Anggita Ariati, S.I.Kom, mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan MAKI Sulsel dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat.

Menurutnya, kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat merupakan bentuk partisipasi aktif yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi persoalan narkotika yang semakin kompleks.

“Atas nama Kepala BNN Provinsi Sulawesi Selatan, kami mengapresiasi program yang dilaksanakan teman-teman MAKI Sulsel. Kegiatan seperti ini sangat baik karena dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat. Ini yang kita harapkan, adanya inisiatif dari masyarakat untuk bersama-sama melakukan pencegahan narkoba,” ujarnya.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!