PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Di bawah langit Makassar yang teduh, Ahad siang (05/04/2026), Gedung Serba Guna Yayasan Darussalam menjadi saksi hangatnya pertemuan keluarga besar Kerukunan Keluarga Djalle Dg. Marewa (K2DM). Ruang yang biasanya sunyi itu berubah menjadi lautan rindu yang terurai, menyatukan generasi demi generasi dalam satu tema yang sarat makna: “Merajut kasih sayang, mengeratkan tali kekeluargaan.”
Acara Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi tahunan pasca-Idulfitri, melainkan momentum menyulam kembali benang-benang silaturahmi yang mungkin sempat renggang oleh waktu dan jarak. Tawa, pelukan, dan sapaan penuh kehangatan mengisi setiap sudut ruangan, menciptakan suasana yang sulit dilukiskan dengan kata-kata.
Kehadiran Ustaz H. Arifuddin Lewa, yang akrab disapa Harley, menjadi penyejuk dalam rangkaian acara tersebut. Dalam tausiahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan sebagai bagian dari ibadah.
“Silaturahmi itu bukan hanya memperpanjang umur dan melapangkan rezeki, tetapi juga menjaga keberkahan hidup. Keluarga adalah tempat pertama kita belajar tentang kasih sayang, maka jangan biarkan hubungan itu terputus,” tuturnya dengan penuh hikmah.
Ia juga menitipkan pesan penting kepada pengurus kerukunan agar setiap acara besar keluarga disertai dengan pencantuman silsilah keluarga. Menurutnya, hal itu bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi jembatan pengetahuan bagi generasi muda untuk mengenal akar dan garis keturunan mereka.
“Dengan mengetahui silsilah, kita tidak hanya tahu dari mana kita berasal, tetapi juga menjaga warisan nilai dan kehormatan keluarga,” tambahnya.
Ketua K2DM, Razak Djalle, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga nama baik keluarga besar Djalle Dg. Marewa. Ia mengajak seluruh anggota keluarga untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan, saling menghormati, dan menjaga kehormatan yang telah diwariskan oleh para pendahulu.
“Kita ini satu darah, satu akar. Nama besar keluarga harus kita jaga bersama, karena di dalamnya ada perjuangan dan sejarah panjang,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keluarga besar Djalle Dg. Marewa telah melahirkan sejumlah tokoh yang dikenal luas, seperti almarhum *M. Basir* , almarhum *Prof. Achmad Makkarausu Palinrungi* , dan *Mustafa Djalle* —nama-nama yang menjadi bagian dari jejak sejarah keluarga yang patut dibanggakan sekaligus dijaga kehormatannya.
Menjelang akhir acara, suasana semakin hangat ketika seluruh keluarga berkumpul dalam sesi foto bersama. Barisan panjang keluarga lintas generasi berdiri berdampingan, mengabadikan momen yang bukan hanya tentang kebersamaan hari ini, tetapi juga tentang warisan yang akan dikenang di masa depan.
Di balik jepretan kamera, tersimpan harapan sederhana: agar tali silaturahmi ini tak pernah putus, dan kasih sayang dalam keluarga besar Djalle Dg. Marewa terus hidup, mengalir dari satu generasi ke generasi berikutnya. (Ardhy M Basir)


