Ia juga menekankan pentingnya peran cahaya sebagai elemen utama dalam fotografi.
“Dengan memahami arah, kualitas, dan intensitas cahaya terutama cahaya alami, kita bisa menciptakan foto yang lebih hidup dan berkarakter,” tambahnya.
Sementara itu, Penasehat KP96M, Ramzi, menilai kegiatan ini mampu memperkuat interaksi dan kolaborasi antaranggota melalui diskusi interaktif dan praktik langsung.
“Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga aktif berdiskusi dan mengeksplorasi pemahaman mereka secara mendalam,” ujarnya.
Pembina KP96M, Heartyanto, turut mengapresiasi antusiasme peserta yang tinggi selama kegiatan berlangsung.
“Ini menunjukkan bahwa fotografi bukan sekadar tren, tetapi telah menjadi medium ekspresi dan komunikasi visual yang memiliki nilai estetika dan pesan kuat,” katanya.
Keberhasilan kegiatan ini juga tidak lepas dari dukungan Owner Perdana Fhoto, Deta, yang telah memfasilitasi tempat pelaksanaan kegiatan.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Perdana Fhoto yang telah menyediakan studio sebagai ruang belajar yang representatif, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” ujar Halid.
Dengan program pembelajaran yang terstruktur dan berkelanjutan, Komunitas Papoto 96 Makassar berharap dapat melahirkan fotografer-fotografer yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki identitas karya serta sensitivitas artistik yang mampu bersaing. (*Rz)

