PKS Menilai Kebijakan Pemerintah Soal Bukber Sangat Diskriminatif

Zainal
Zainal 277 Pembaca
2 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Kabinet mengeluarkan surat edaran tentang larangan kegiatan Buka Puasa Bersama (Bukber) bagi Menteri dan Kepala Daerah dengan alasan covid-19 belum berakhir.

Juru bicara PKS Muhammad Iqbal menganggap kebijakan ini tidak konsisten dan kontraproduktif, PKS menilai buka puasa bersama adalah kegiatan yang positif dan bisa meningkatkan kebersamaan serta spiritualitas ASN dan pejabat Negara.

“Buka puasa jangan hanya dimaknai makan bersama saja, namun memiliki nilai-nilai spiritualitas yang dalam bagi sesama muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa,” jelasnya.

Apalagi di daerah buka puasa bersama sangat penting membangun sinergi dengan para tokoh dan ulama.

Padahal masjid-masjid sudah ramai serta konser-konser sudah ramai dan dibolehkan, padahal menurut Iqbal, buka puasa bersama memberikan dampak yang positif kepada ASN dan pemerintah, saat buka puasa bersama akan terbangun silaturahim, kebersamaan, ceramah agama dan terbangun kepedulian dengan memberikan santunan.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  3 Jurus Mentan Amran Benahi Gula Nasional: Bongkar Ratun, Kendalikan Impor, dan Revitalisasi Industri
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!