PSMTI Matangkan Persiapan Munas VIII, Teguhkan Harmoni Kebhinnekaan Menuju Indonesia Emas 2045

Ramzy
Ramzy 194 Pembaca
4 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) menggelar Rapat Besar Panitia Musyawarah Nasional (Munas) VIII di Lower MPH, Red Top Hotel, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (08/05/2026).

Rapat besar tersebut menjadi tahapan penting dalam mematangkan persiapan pelaksanaan Munas VIII PSMTI yang dijadwalkan berlangsung pada 4–6 September 2026 di Red Top Hotel, Jakarta, dengan mengusung tema “Perteguh Harmoni Kebhinnekaan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Tema itu mencerminkan komitmen PSMTI untuk terus memperkuat persatuan dalam keberagaman serta mendorong kontribusi nyata masyarakat Tionghoa Indonesia dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Melalui semangat kebersamaan, toleransi, dan gotong royong, Munas VIII diharapkan menjadi momentum strategis dalam mempererat sinergi organisasi sekaligus memperkuat peran PSMTI dalam pembangunan nasional.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta didampingi Peng Suyoto dan Husin Widjajakusuma. Hadir pula jajaran Pengurus PSMTI Pusat, di antaranya Ketua Dewan Pengawas Lucas, S.H., CN., Ketua Dewan Penyantun Abraham Rudy Hartono, Ketua Umum Persaudaraan Wanita Tionghoa Indonesia (Perwanti-PSMTI) Helga Abraham, Ketua Umum Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) Ardy Susanto, WKU Korwil Pulau Sumatera Christian Chandra, WKU Korwil Tanah Papua Ishak Montolalu, Ketua Harian II Djoni Toat, WKU Dept. Organisasi, Hukum, HAM dan Advokasi Johnny Situwanda, WKU Dept. Kaderisasi, Pemuda dan Pengembangan Saiman Sutanto, WKU Dept. Wawasan Kebangsaan Irjen. Pol. Yehu Wangsajaya, WKU Dept. Hubungan Internasional Aswen S. Utomo, WKU Dept. Perlindungan Data, AI dan Siber Rudi Rusdiah, WKU Dept. Koordinasi Marga-Marga Untung Chandra, WKU Dept. Koordinasi Ormas Tionghoa Tirtahadi Sendjaja, WKU Dept. Hubungan Ormas dan Lintas Agama Serian Wijatno, WKU Dept. Bisnis dan Industri Tenggono C. Phoa, WKU Dept. Olahraga Susanto Yap/Tek Siang, Kepala Dept. Pendidikan dan Kesehatan Hermanto Yaputra, Kepala Dept. Ormas Budha Kioen Moe, Dept. UMKM dan Pangan Maggie Kusno, Ketua PSMTI Banten Sri Suryadi Handjaja, Agus Mulya, Vchyung, perwakilan Ikatan Koko Cici Indonesia (IKOCI) Ignatius Ariel Kosasih, David Senjaya, serta jajaran pengurus lainnya.

Baca juga :  Pegawai Dinas PUPR Sinjai Lomba Masak Ala Masterchef, Sajikan Hidangan Nasi Goreng

Selain peserta yang hadir langsung, rapat juga diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting oleh WKU Dept. Komunikasi, Informasi, Budaya dan Pariwisata Hasan Karman, Ketua PSMTI Kepulauan Riau Randy Tan, Sekretaris PSMTI Jawa Timur Angie Laurentsia, Sekretaris Korwil Pulau Kalimantan Andy Bong, Hasan Lim dari PSMTI Riau, serta pengurus PSMTI Sulawesi Tenggara.

Dalam rapat tersebut, panitia membahas berbagai persiapan teknis dan strategis guna memastikan pelaksanaan Munas VIII PSMTI berjalan lancar, sukses, dan mampu menjadi wadah konsolidasi organisasi yang membawa semangat persatuan, kebangsaan, serta harmoni kebhinnekaan menuju masa depan Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta menegaskan pentingnya peran organisasi dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan persaudaraan di tengah masyarakat yang majemuk.

“PSMTI harus terus hadir menjadi organisasi yang membawa manfaat, menjaga kebangsaan, dan mempererat persaudaraan lintas suku, agama, dan budaya,” ujar Wilianto Tanta.

Sementara itu, Ketua Panitia Munas VIII PSMTI Peng Suyoto menekankan bahwa kekompakan dan sinergi seluruh panitia menjadi faktor utama dalam menyukseskan Munas mendatang.

“Keberhasilan Munas VIII PSMTI tidak terlepas dari kerja sama, kekompakan, dan semangat gotong royong seluruh panitia serta pengurus. Dengan kebersamaan dan rasa tanggung jawab yang kuat, kami optimistis Munas VIII akan berjalan sukses, lancar, dan memberikan manfaat besar bagi organisasi maupun bangsa,” ungkap Peng Suyoto.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas PSMTI Lucas, S.H., CN. menyampaikan pentingnya penguatan peran organisasi melalui pendampingan hukum dan perpajakan bagi masyarakat.

“PSMTI ke depan perlu memiliki Lembaga Bantuan Hukum dan Perpajakan yang dapat membantu masyarakat maupun anggota organisasi. Kehadiran lembaga ini diharapkan menjadi bentuk kepedulian dan kontribusi nyata PSMTI dalam memberikan perlindungan, edukasi, serta solusi bagi masyarakat yang membutuhkan,” tutur Lucas, S.H., CN. (Ardhy M Basir)

Baca juga :  Terapkan Desain Berbasis Kebutuhan, Tim PKM UMI Berdayakan Masyarakat di Kampung Bharu, Malaysia
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!