Pusdal LH Suma Bangun Fasilitas MCK Di Gunung Bawakaraeng

Rusdy
Rusdy 176 Pembaca
5 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

“Gunung Bawakaraeng bukan hanya destinasi pendakian, tetapi juga kawasan penyangga kehidupan. Karena itu, upaya menjaga kebersihan dan menyediakan fasilitas sanitasi yang layak merupakan investasi lingkungan jangka panjang yang manfaatnya dirasakan masyarakat luas,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, Pusdal LH Sulawesi dan Maluku menargetkan penyelesaian pembangunan fasilitas sanitasi berupa penyediaan air bersih, toilet, wadah tempat sampah, serta langgar di Pos 8 sebelum 5 Juni 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi solusi permanen dalam mendukung aktivitas pendakian yang sehat, aman, dan ramah lingkungan.

Selain pembangunan fisik, kegiatan ini juga diisi dengan aksi bersih sampah anorganik di area camp Pos 8 dan jalur pendakian. Para peserta diedukasi untuk menerapkan prinsip responsible mountaineering, yaitu budaya mendaki yang bertanggung jawab dengan membawa kembali sampah masing-masing ke kaki gunung untuk diserahkan ke Bank Sampah Unit (BSU) yang telah dibentuk di wilayah Lembanna dan Bulu Ballea.

Sebagai simbol kampanye pengurangan plastik sekali pakai, panitia juga membagikan 250 tumbler edukatif kepada peserta kegiatan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pendaki agar mulai mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai selama melakukan aktivitas di alam bebas.

Pusdal LH Sulawesi dan Maluku juga membuka ruang kolaborasi dengan pihak BUMN dan swasta melalui dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR). Partisipasi sektor korporasi dipandang sebagai bentuk sinergi pentahelix yang sangat penting dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan dan berdampak luas.

Dukungan tersebut tidak hanya membantu percepatan pembangunan fasilitas, tetapi juga memperkuat gerakan kolektif menjaga kawasan hulu dari ancaman pencemaran dan kerusakan lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Pusdal LH Sulawesi dan Maluku berharap lahirnya kesadaran bersama bahwa menjaga gunung bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Keberhasilan menjaga kebersihan kawasan hulu akan memberikan dampak langsung terhadap kualitas air, kesehatan lingkungan, dan keberlanjutan ekosistem di masa depan.

Baca juga :  Dandim 1414/ Tana Toraja Ingatkan Jajarannya Taat Prokes Saat Idul Fitri

Kegiatan korve aksi bersih dan pembangunan sanitasi di Gunung Bawakaraeng diharapkan menjadi contoh nyata gerakan kolaboratif yang dapat direplikasi di berbagai kawasan konservasi dan destinasi alam lainnya di Indonesia.

Semangat Indonesia ASRI diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi budaya bersama dalam menjaga bumi tetap aman, sehat, resik, dan indah untuk generasi mendatang. (ere)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!