Menanggapi aspirasi masyarakat, Arifin Majid menegaskan bahwa seluruh masukan warga akan menjadi bahan perhatian dan akan diteruskan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar dapat segera ditindaklanjuti.
Ia menyebut persoalan banjir dan drainase harus menjadi prioritas penanganan karena berdampak langsung terhadap aktivitas warga, terutama para pelajar dan pengguna jalan di kawasan tersebut.
“Kami hadir melalui reses ini untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi tentu akan kami perjuangkan agar bisa direalisasikan sesuai kewenangan dan skala prioritas,” kata Arifin Majid di hadapan warga.
Terkait pengembangan UMKM, ia juga mengajak masyarakat untuk terus berinovasi dan memanfaatkan peluang usaha yang ada. Menurutnya, sektor UMKM merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat yang perlu mendapat dukungan serius dari pemerintah.
Suasana dialog berlangsung hangat dan interaktif. Warga berharap hasil reses tersebut dapat membawa solusi nyata terhadap persoalan yang selama ini mereka hadapi, khususnya terkait penanganan banjir dan peningkatan ekonomi masyarakat di Kelurahan Bongaya. (And)

